Akselerasi Infrastruktur Akhir Triwulan: Dinas PU Kabupaten Sukabumi Padukan Transparansi Publik dan Penguatan Fisik di Lapangan

oleh -64 Dilihat
oleh
banner 468x60
SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Memasuki akhir September 2026, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bergerak masif di dua lini utama: memperkuat keterbukaan informasi publik dan memacu penyelesaian fisik proyek infrastruktur prioritas. Langkah strategis ini menjadi bagian nyata dari komitmen instansi dalam mendukung visi besar daerah menuju Sukabumi Mubarokah.
Keterbukaan Informasi Lewat Sukabumi Expo 2026
Pada pertengahan bulan, bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156, Dinas PU mengambil peran aktif dalam gelaran Sukabumi Expo 2026 di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu. Mengusung tagline “Jalan Leucir, Caang Ngalir”, stan Dinas PU tidak hanya menampilkan maket proyek strategis dan visualisasi data pembangunan, tetapi juga memperkenalkan sistem pengawasan partisipatif.
Melalui penyebaran brosur ber-QR Code khusus, Dinas PU memberikan akses langsung bagi masyarakat ke situs pengaduan resmi. Inovasi digital ini mempermudah warga untuk memantau progres proyek secara mandiri sekaligus melaporkan kendala infrastruktur di wilayah mereka kapan saja. Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menegaskan bahwa keterlibatan aktif publik adalah kunci utama lahirnya infrastruktur berkelanjutan.
Evaluasi Target Reguler dan Solusi Fluktuasi Anggaran
Di lini pengerjaan fisik, akhir September 2026 menjadi momentum krusial bagi jajaran manajemen DPU untuk mengevaluasi seluruh proyek reguler tahun ini. Uus Pirdaus mengungkapkan bahwa pengerjaan beberapa ruas jalan prioritas sempat menemui kendala teknis akibat adanya lonjakan harga aspal global yang memengaruhi penyesuaian biaya operasional di lapangan. Meskipun demikian, tim teknis bersama mitra kontraktor terus memacu ritme kerja agar proyek-proyek prioritas krusial tersebut tetap rampung tepat waktu sebelum pergantian bulan.
Guna menjaga keberlanjutan pembangunan dan mengatasi keterbatasan ruang fiskal daerah, Dinas PU telah mengamankan strategi lanjutan melalui skema Perubahan APBD 2026. Tambahan anggaran dari APBD Perubahan ini dialokasikan secara terfokus untuk mengintervensi sisa-sisa ruas jalan rusak di berbagai kecamatan yang belum terakomodasi di program reguler. Pengerjaan fisik untuk paket anggaran perubahan tersebut dijadwalkan berjalan secara maraton mulai Oktober hingga Desember 2026.
Fokus Pendukung Sektor Pertanian dan Irigasi
Tidak hanya sektor jalan, komitmen Dinas PU sepanjang September 2026 juga menyentuh penguatan ketahanan pangan lokal. Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU tercatat tengah merealisasikan proyek peningkatan jaringan irigasi permukaan di Daerah Irigasi (DI) Sukamanis, Kecamatan Kadudampit.
Proyek vital bagi para petani ini digarap oleh CV Raksa Diva Jagaraksa WWA dengan nilai kontrak Rp374,7 juta bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi 2026. Di saat yang bersamaan, tim teknis Dinas PU didampingi masyarakat dan Karang Taruna setempat juga gencar melakukan survei lapangan di jaringan di Citepus, Palabuhanratu sebagai basis penyusunan rencana rehabilitasi saluran irigasi yang bocor guna mengoptimalkan kembali distribusi air ke persawahan warga.
Melalui integrasi program yang terukur ini, Dinas PU Kabupaten Sukabumi optimistis serapan anggaran triwulan akhir dapat berjalan maksimal, sekaligus memastikan kemantapan jalan dan fungsi irigasi di Kabupaten Sukabumi terus meningkat hingga akhir tahun.
(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.