Tumpukan Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bikin Warga Cemas Banjir Saat Hujan

oleh -135 Dilihat
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur tebal di Kali Sipon, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, mulai dikeluhkan warga. Selain menimbulkan bau tidak sedap, kondisi saluran air yang dangkal dan dipenuhi sampah tersebut dikhawatirkan memperbesar potensi banjir saat hujan deras.

Pantauan wartawan di kawasan Pasar Kali Sipon, Senin (28/9/2026), menunjukkan kondisi air kali yang tampak hitam pekat. Sampah plastik, botol bekas, sisa komoditas pedagang pasar hingga sampah rumah tangga terlihat memenuhi sejumlah bagian permukaan kali.

banner 336x280

Endapan lumpur juga tampak menebal di dasar kali. Kondisi tersebut membuat kapasitas saluran air semakin berkurang dan menimbulkan kekhawatiran warga, terutama menjelang datangnya musim hujan.

Salah seorang pedagang serabi yang telah berjualan di kawasan Jalan Sipon selama sekitar enam bulan mengaku setiap hari harus berhadapan dengan aroma tidak sedap yang berasal dari kali.

“Iya, jelas setiap harinya saya dagang pasti kebauan,” ujarnya.

Menurutnya, selama berjualan di kawasan tersebut, ia belum melihat adanya petugas yang melakukan pembersihan maupun pengerukan Kali Sipon.

“Selama saya dagang sih belum ada petugas yang bersihin kali ini,” katanya.

Kondisi Kali Sipon tidak hanya mengganggu aktivitas pedagang dan warga sekitar, tetapi juga memunculkan kekhawatiran terhadap ancaman banjir ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

Randi, warga yang bermukim di sekitar Pasar Sipon, mengatakan kondisi kali yang penuh sampah dan sedimentasi seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, musim kemarau dapat dimanfaatkan untuk melakukan normalisasi saluran sebelum hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Ini sudah lama tidak hujan. Takutnya sekalinya hujan langsung gede, dan ketika curah hujan tinggi terjadilah banjir,” tutur Randi.

Randi juga menunjukkan endapan lumpur yang terlihat mengering di sejumlah titik dasar kali. Menurutnya, sedimentasi yang semakin tinggi berpotensi menghambat aliran air ketika hujan deras.

“Lihat saja ini lumpurnya sudah naik. Terus kalau hujan bagaimana? Sudah pasti mampet dan bakal terjadi banjir,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tangerang melalui dinas terkait segera melakukan langkah antisipasi dengan membersihkan sampah serta mengeruk endapan lumpur di Kali Sipon.

Menurut Randi, pengerukan dan pembersihan sebaiknya dilakukan sebelum curah hujan meningkat sehingga risiko genangan maupun banjir dapat ditekan.

“Harusnya pemerintah bisa peka terhadap hal seperti ini. Harusnya dikeruk dulu sekarang, jadi nanti pas datang musim hujan warga tidak kelabakan kebanjiran,” kata Randi. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.