Kemarau Panjang, Wali Kota Tangerang Susur Cisadane Pastikan Stok Air Masih Aman

oleh -118 Dilihat
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin turun langsung melakukan susur Sungai Cisadane bersama Perumda Tirta Benteng, PUPR, BPBD, DLH, Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng dan penggiat lingkungan.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Kemarau panjang membuat debit Sungai Cisadane menyusut dan memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan air baku bagi masyarakat Kota Tangerang, indikasi tersebut tampak di bagian hilir sekitar bendungan pintu air 10 dan anak-anak sungai Cisadane yang mulai mengering. Sabtu (12/09/2026).

Untuk memastikan kondisi di lapangan, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin turun langsung melakukan susur Sungai Cisadane bersama Perumda Tirta Benteng, PUPR, BPBD, DLH, Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng dan penggiat lingkungan.

banner 336x280

Sachrudin mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi air Cisadane sekaligus menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC).

“Kami bersama-sama Dirut PDAM, PUPR, BPBD, kemudian DLH, Forum Pelanggan, bersama-sama penggiat lingkungan melakukan susur Sungai Cisadane. Ingin melihat secara langsung kondisi air Cisadane ini akibat kemarau panjang,” ujar Sachrudin.

Meski debit air mengalami penyusutan, Sachrudin memastikan kondisi saat ini masih relatif aman. Pasokan air baku dari Cisadane diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar satu bulan ke depan.

“Ya kurang lebih 1 bulan ke depan pasokan air dari Cisadane untuk disalurkan kepada masyarakat melalui Forum Tirta Benteng,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap menggunakan air secara bijak. Pemerintah, kata Sachrudin, terus melakukan langkah antisipasi agar pelayanan air bersih tetap berjalan.

“Ya agar masyarakat tidak panik bahwa saat ini air masih tercukupi,” tegasnya.

Selain persoalan debit air, kualitas air juga menjadi perhatian setelah muncul keluhan pelanggan mengenai air keruh atau berwarna kuning.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendi mengatakan pihaknya telah memerintahkan tim untuk mengecek langsung pelanggan yang mengeluhkan kualitas air.

“Kualitas air yang saat ini ada, memang kualitas airnya di bawah standar. PDAM akan terus melakukan upaya-upaya membangun sinkronisasi terkait masalah teknologi,” ujarnya.

Upaya pengerukan sendimentasi Cisadane yang dilakukan Perumda Tirta Benteng pada bulan Agustus 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Perumda Tirta Benteng juga telah melakukan pengerukan sedimentasi. Pemerintah turut berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kemungkinan rekayasa cuaca atau hujan buatan.

“Di sisi lain juga, Pak Dirjen (Kementerian PUPR) akan melakukan upaya rekayasa cuaca dalam bentuk hujan buatan. Dan hujan buatan ini kan sudah beberapa kali juga sudah dilakukan oleh Beliau. Bahkan Pak Wali minta selain di Bogor, hujan buatannya di Kota Tangerang dimohonkan oleh Beliau untuk dilakukan rekayasa cuaca hujan buatan.” terang Doddy.

Di sisi lain, Sachrudin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Sungai Cisadane dengan tidak membuang sampah ke sungai.

“Saya juga ingin mengajak kepada semua lapisan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Tangerang agar tidak membuang sampah ke sungai,” pungkasnya.

Menurutnya, merawat sungai Cisadane dan menjaga ketersediaan air baku di tengah kemarau panjang membutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, Perumda Tirta Benteng dan seluruh penggiat lingkungan.

“Semuanya harus kolaborasi” pungkasnya. (Ups)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.