PORT LINK Tambah Kapasitas Penyeberangan Tanjung Wangi–Lombok, Kini Tanjung Wangi Layani 4 Kapal

oleh -131 Dilihat
banner 468x60

Banyuwangi, Cybernewsnasional.com – Kehadiran KMP. PORT LINK milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Pelabuhan Tanjung Wangi semakin memperkuat layanan angkutan penyeberangan pada rute Tanjung Wangi–Lombok.

Penambahan kapal ini guna mendukung kelancaran arus kendaraan sekaligus memperkuat konektivitas transportasi antar pulau.

banner 336x280

KMP. PORT LINK memiliki Length Overall (LOA) 131,8 meter dengan kapasitas angkut kurang lebih 150 kendaraan campuran, yang terdiri atas kendaraan golongan II, III, IV, dan V.

Dengan tambahan layanan tersebut, saat ini terdapat 4 kapal yang melayani rute Tanjung Wangi–Lombok. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa, khususnya kendaraan yang melakukan perjalanan menuju Lombok.

Pelabuhan Tanjung Wangi sendiri mencatat aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) yang cukup tinggi. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 163.334 kendaraan yang melakukan bongkar muat melalui layanan kapal Ro-Ro, meliputi kendaraan golongan II, III, IV, V, VI, dan VII.

Branch Manager Pelabuhan Tanjung Wangi Eko Budyasmoro, mengatakan kehadiran KMP. PORT LINK menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan tambahan kapasitas layanan bagi masyarakat.

“Dengan hadirnya KMP. PORT LINK, saat ini terdapat empat kapal yang melayani rute Tanjung Wangi–Lombok. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat mengurai arus kendaraan, terutama pada saat terjadi peningkatan volume kendaraan,” ujar Eko.

Menurutnya, tambahan layanan tersebut juga memberikan dampak terhadap pengelolaan antrean kendaraan. Dengan adanya kapasitas tambahan, sekitar 20 persen penumpukan kendaraan yang sebelumnya berada di badan jalan dapat terurai, sehingga potensi kepadatan lalu lintas di sekitar akses pelabuhan dapat diminimalkan.

“Kehadiran PORT LINK membantu mengurai sekitar 20 persen penumpukan kendaraan di badan jalan. Dengan demikian, antrean kendaraan dapat lebih tertata dan diharapkan tidak lagi menimbulkan kemacetan di sekitar akses menuju pelabuhan,” tambah Eko.

Eko menegaskan, Pelabuhan Tanjung Wangi akan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi operasional di lapangan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

“Harapannya, dengan semakin optimalnya kapasitas layanan, pengguna jasa dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, sementara arus kendaraan dan aktivitas operasional pelabuhan dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Dengan beroperasinya empat kapal pada rute Tanjung Wangi–Lombok, Pelabuhan Tanjung Wangi terus memperkuat perannya sebagai salah satu simpul konektivitas transportasi laut yang menghubungkan wilayah Jawa Timur dengan Lombok dan kawasan Nusa Tenggara Barat.

Penambahan kapasitas layanan penyeberangan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi kendaraan dan logistik antarpulau serta membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan. (KN)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.