Tak Lagi Waswas Saat Hujan, Saluran Air Kampung Sempur Tuntas! Warga Apresiasi Pokir Imam Sucipto

oleh -144 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Kekhawatiran warga Kampung Sempur, RT 06/RW 06, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, setiap kali hujan deras kini perlahan menjadi cerita masa lalu.

Saluran air yang selama ini menjadi salah satu persoalan lingkungan karena mengalami pendangkalan akhirnya selesai diperbaiki. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan yang kerap muncul saat hujan deras.

banner 336x280

Pemeliharaan saluran air berupa U-Ditch tipe tertutup berukuran 30×30 sentimeter dengan panjang sekitar 80 meter itu merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Imam Sucipto, S.Pd., yang kemudian direalisasikan melalui APBD Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (29/8/2026), pekerjaan telah rampung dilaksanakan oleh kontraktor CV Bintang Karya dengan masa pelaksanaan selama 21 hari kalender.

Bagi warga, rampungnya pekerjaan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik. Lebih dari itu, perbaikan saluran menjadi jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini harus menghadapi genangan ketika hujan deras mengguyur.

Warga: Dulu Hujan Bikin Cemas

Ketua RT 06/RW 06 Kampung Sempur, Sukardi, yang akrab disapa Engkai, mengaku bersyukur atas terealisasinya perbaikan saluran tersebut.

Menurutnya, kondisi saluran sebelumnya cukup mengganggu aktivitas warga. Pendangkalan membuat aliran air tidak berjalan maksimal sehingga ketika hujan deras turun, air berpotensi menggenangi jalan lingkungan hingga mendekati halaman rumah warga.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Bapak Imam Sucipto yang telah memperjuangkan aspirasi kami di dewan. Selama ini saluran air di sini sering pendangkal, sehingga jika hujan jalanan langsung tergenang,” ujar Engkai.

Ia berharap saluran yang telah diperbaiki dapat berfungsi secara optimal dan persoalan genangan yang selama ini berulang tidak kembali terjadi.

“Kini pekerjaan telah selesai. Kami harap masalah itu benar-benar tuntas dan warga bisa beraktivitas dengan nyaman kembali,” katanya.

Engkai juga memberikan apresiasi kepada Imam Sucipto dari Fraksi PKS yang dinilainya telah mengawal aspirasi masyarakat hingga dapat diwujudkan menjadi pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

“Atas nama seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih. Beliau konsisten memperjuangkan aspirasi kami hingga proyek ini terlaksana,” imbuhnya.

Rasa lega juga dirasakan Agus, salah seorang warga Kampung Sempur.

Ia mengungkapkan bahwa hujan deras sebelumnya selalu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi warga. Pasalnya, buruknya kondisi saluran membuat air tidak mengalir secara maksimal dan berpotensi menggenangi lingkungan sekitar.

“Dulu setiap turun hujan deras, kami selalu cemas air masuk ke halaman rumah. Sekarang salurannya sudah tertata rapi dan tertutup, kami tidak perlu cemas lagi,” tutur Agus.

Menurut Agus, perbaikan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

“Terima kasih juga sudah menindaklanjuti kebutuhan kami dengan cepat,” tambahnya.

Selain memastikan pekerjaan selesai sesuai target, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi perhatian selama proses pelaksanaan proyek.

Para pekerja terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti helm proyek, rompi keselamatan dan sepatu pengaman saat menjalankan aktivitas di lapangan.

Pengawasan teknis dilakukan oleh Andi selaku pengawas kecamatan. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan serta menjaga kualitas hasil pembangunan.

Engkai turut menyampaikan apresiasi kepada kontraktor pelaksana maupun pengawas yang telah berkoordinasi dengan masyarakat selama pekerjaan berlangsung.

“Kami juga berterima kasih kepada kontraktor CV Bintang Karya serta Bapak Andi, pengawas kecamatan, yang bekerja keras dan berkoordinasi baik dengan kami,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kedisiplinan para pekerja dalam menerapkan aspek keselamatan selama berada di lokasi proyek.

“Kami apresiasi kedisiplinan pekerja yang selalu lengkap memakai perlengkapan keselamatan di lapangan. Semoga hasilnya berkualitas, selesai tepat waktu, dan awet,” harap Engkai.

Rampungnya pemeliharaan saluran air di Kampung Sempur tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta koordinasi berbagai pihak di lingkungan setempat.

Tokoh masyarakat, Ketua RW Ali Sadikin, perangkat desa dan warga turut mendukung pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lancar hingga selesai.

Bagi masyarakat Kampung Sempur, pembangunan tersebut menjadi gambaran bagaimana persoalan yang disampaikan warga dapat diperjuangkan hingga menjadi infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Dari keluhan menjadi usulan. Dari usulan menjadi perjuangan. Dan dari perjuangan, kini hadir saluran air yang diharapkan mampu mengurangi keresahan warga setiap kali hujan turun.

Warga berharap kualitas saluran yang telah diperbaiki dapat terus dijaga dan pembangunan infrastruktur dasar serupa juga mendapat perhatian di wilayah lainnya.

Hujan deras boleh datang kapan saja. Namun warga Kampung Sempur kini berharap, genangan dan rasa waswas tidak lagi menjadi bagian dari cerita mereka.

***(Angga)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.