Dongkrak Kesejahteraan Nelayan, Dinas Perikanan Sukabumi Genjot Transisi Alat Tangkap Modern

oleh -1657 Dilihat
oleh
banner 468x60
SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi terus memacu transformasi sektor kelautan dan perikanan melalui program modernisasi sarana dan prasarana. Langkah strategis ini diambil untuk mendongkrak produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan pembudidaya ikan di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menggenjot transisi sistem penangkapan ikan dari pola tradisional ke modern. Menurutnya, ketergantungan pada metode lama seringkali membatasi hasil tangkapan nelayan, terutama saat menghadapi tantangan cuaca dan perubahan iklim.
“Kami sedang masif mendorong para nelayan untuk beralih ke sistem penangkapan yang lebih modern. Bukan hanya soal armada kapal, tetapi juga modernisasi alat tangkap yang ramah lingkungan dan efisien,” ujar Sri Padmoko saat memberikan keterangan pers terkait program kerja instansinya, Kamis (20/08/2026).
Selain sektor perikanan tangkap, dinas juga memberikan perhatian besar pada sektor perikanan budidaya. Sri Padmoko menjelaskan bahwa optimalisasi alat budidaya yang efisien menjadi kunci penting untuk menghadapi biaya produksi yang kian dinamis. Penerapan teknologi budidaya yang tepat guna diharapkan mampu menekan kerugian dan melipatgandakan hasil panen para pembudidaya lokal.
“Modernisasi ini adalah jalan utama menuju kesejahteraan. Dengan alat tangkap yang modern dan sistem budidaya yang efisien, kita tidak hanya bicara soal peningkatan volume produksi, tetapi juga kepastian pendapatan bagi masyarakat perikanan kita,” tambahnya.
Melalui fasilitasi bantuan sarana prasarana dan pendampingan teknis yang berkelanjutan, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi optimistis sektor perikanan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan.
(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.