Cegah Bencana Asap Sejak Dini, Ogan Ilir Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Karhutla 2026

oleh -467 Dilihat
oleh
banner 468x60

OGAN ILIR, Cybernewsnasional.com – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menunjukkan keseriusannya dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap melalui Apel Gelar Pasukan dan Pengecekan Peralatan Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Lapangan KPT Tanjung Senai, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom. tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi Karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian serius di Provinsi Sumatera Selatan.

banner 336x280

Apel dihadiri oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., Komandan Manggala Agni Daops Banyuasin Mauludin, S.H., perwakilan BPBD Provinsi Sumatera Selatan, BMKG, Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Kodim 0402/OKI-Ogan Ilir, Satbrimob Polda Sumsel, Brigif 8/Garuda Cakti, Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, para kepala OPD, camat, kepala desa, lurah, serta pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah Ogan Ilir.

Pasukan yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Polri, Brimob, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta tim tanggap darurat perusahaan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan tidak dapat dilakukan secara parsial.

Dalam amanatnya, Bupati Panca Wijaya Akbar menegaskan bahwa Karhutla bukan hanya persoalan kebakaran lahan, tetapi juga ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, pendidikan, hingga aktivitas perekonomian. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama.

“Seluruh perangkat daerah terkait, camat, kepala desa, dan lurah harus tanggap dalam menyikapi potensi Karhutla. Diperlukan pemantauan secara berkelanjutan, sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, patroli gabungan, serta kesiapan peralatan pemadaman dini,” tegas Bupati.

Menurutnya, Kabupaten Ogan Ilir termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla cukup tinggi, sehingga langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini untuk mencegah meluasnya kebakaran dan munculnya kabut asap yang dapat membahayakan masyarakat.

Selain apel gelar pasukan, kegiatan juga diisi dengan simulasi pemadaman Karhutla oleh Satuan Tugas Karhutla Kabupaten Ogan Ilir. Simulasi tersebut bertujuan menguji kesiapan personel, efektivitas koordinasi antarinstansi, serta memastikan seluruh sarana dan prasarana pemadaman berada dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Pengecekan peralatan pemadaman dan pemeriksaan kesehatan personel turut dilakukan guna memastikan kesiapan sumber daya manusia maupun peralatan pendukung dalam menghadapi situasi darurat.

Dari sisi penegakan hukum, Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menegaskan bahwa Polres Ogan Ilir akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan Karhutla.

Selain patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat, kepolisian juga akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan secara melawan hukum.

“Kami mengedepankan langkah pencegahan melalui sosialisasi dan patroli bersama. Namun apabila ditemukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, tentu akan dilakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kapolres.

Apel gelar pasukan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bersama seluruh stakeholder dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Melalui sinergi, edukasi, patroli terpadu, serta kesiapan personel dan peralatan, diharapkan potensi Karhutla dapat ditekan sehingga masyarakat terhindar dari dampak kabut asap yang mengganggu kesehatan, aktivitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan semangat kolaborasi dan kewaspadaan sejak dini, Ogan Ilir berupaya memastikan langit tetap bersih, lingkungan tetap terjaga, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman serta sehat sepanjang musim kemarau tahun 2026.

***(Budi)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.