PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat dan Tandai Kick-Off HPN 2027

oleh -494 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mengumumkan bakal menggelar PWI Fest 2026 pada 4–5 Desember 2026 di Jakarta. Perhelatan nasional ini dirancang sebagai agenda strategis organisasi yang diproyeksikan menjadi event tahunan berkesinambungan dan akan diselenggarakan secara bergantian di berbagai kota di Indonesia.

​PWI Fest 2026 hadir sebagai respons aktif pers nasional terhadap perubahan lanskap industri media yang dipicu pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) serta platform digital. Tak hanya itu, perhelatan ini juga menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian (Kick-Off) menuju puncaknya Hari Pers Nasional (HPN) 2027 yang akan dipusatkan di Provinsi Lampung pada April 2027 mendatang.

banner 336x280

​Kombinasi Edukasi Digital dan Kolaborasi Masyarakat

​Ketua Panitia PWI Fest 2026, Auri Jaya, menjelaskan bahwa acara ini menggabungkan dua misi utama: penguatan kapasitas pekerja media dan pembukaan ruang kolaborasi sosial bersama masyarakat.

​”Selain menggelar workshop dengan pemateri dari platform-platform global seperti TikTok, Meta, dan Google, kita juga menggelar UMKM Festival. PWI Fest 2026 selain sebagai ajang untuk meng-upgrade kemampuan pekerja pers menyikapi perkembangan digital dan AI, tetapi juga sebagai arena untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Auri Jaya.

​Rangkaian agenda yang dihadirkan dalam PWI Fest 2026 mencakup:

​Workshop Jurnalisme Digital & AI: Membahas Mobile Journalism, verifikasi data/OSINT, hingga keamanan digital dengan menargetkan 250–500 peserta (wartawan, editor, dan content creator).

​UMKM Festival & Panggung Hiburan Rakyat: Wadah pemberdayaan ekonomi warga dan ajang pesta rakyat.

​Kompetisi E-Sports: Wadah kebersamaan yang melibatkan generasi muda dan komunitas digital.

​Membangun Pers yang Adaptif Teknologi dan Tetap Dekat dengan Rakyat

​Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan pentingnya konsolidasi nasional ini mengingat industri pers tengah dihadapkan pada tantangan pesatnya disrupsi teknologi digital.

​”Perkembangan Artificial Intelligence dan ekosistem digital hari ini telah mengubah peta industri media secara fundamental. Pers Indonesia tidak boleh gagap, ragu, atau sekadar menjadi penonton. Melalui PWI Fest 2026, PWI mengambil langkah konkret untuk memastikan pekerja pers kita memiliki kapasitas, keterampilan teknis, dan pemahaman etis yang kuat agar mampu memimpin di era transformasi AI,” tegas Akhmad Munir.

​Ia menambahkan bahwa secanggih apa pun teknologi, pers tidak boleh kehilangan kedekatannya dengan publik.

​”Namun, transformasi teknologi tidak boleh mencabut pers dari akarnya. Pers yang kuat adalah pers yang tetap relevan dan menyatu dengan rakyat. Karena itu, PWI Fest tidak hanya kita desain sebagai ruang diskusi akademik atau pelatihan redaksi, tetapi juga sebagai ruang terbuka melalui UMKM Festival dan pesta rakyat. Ini adalah bentuk konsolidasi nasional antara masyarakat pers, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan platform global dalam membangun industri media Indonesia yang independen, adidaya secara ekonomi, serta terus bermanfaat bagi bangsa,” pungkasnya.

 

(Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.