MWT ke FT Tanjung Gerem, Komut Pertamina Iwan Bule Minta Perwira Kawal Urat Nadi Energi Negeri

oleh -468 Dilihat
banner 468x60

CILEGON.Cybernewsnasional.com-Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melakukan kunjungan kerja (Management Walkthrough/MWT) ke Fuel Terminal (FT) Tanjung Gerem, Cilegon, Banten, pada Selasa (29/7/2026).

Kunjungan bertujuan untuk memastikan keandalan distribusi energi nasional sekaligus memompa semangat para Perwira Pertamina agar tetap loyal dan berdedikasi tinggi dalam menjaga pasokan energi secara berkesinambungan bagi Ibu Pertiwi.

banner 336x280

​Dalam arahannya, pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menegaskan bahwa FT Tanjung Gerem memiliki peran vital sebagai benteng pertahanan energi di kawasan perbatasan Pulau Jawa dan Sumatra. Berdiri tepat di tepi Selat Sunda, fasilitas penimbunan dan distribusi ini merupakan salah satu urat nadi terpenting dalam menjaga stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.

​”Hari ini saya hadir di sini bukan hanya untuk melihat deretan tangki dan lalu lalang mobil tangki, melainkan untuk memastikan bahwa denyut jantung distribusi energi nasional di gerbang Jawa-Sumatra ini tetap berdetak kencang dan sehat,” ujar Mochamad Iriawan di hadapan manajemen dan perwira Pertamina di FT Tanjung Gerem.

​Ia menjelaskan, posisi FT Tanjung Gerem sangat strategis karena berada di lintasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I dengan kapasitas timbun menembus lebih dari 130.000 kiloliter. Modernisasi infrastruktur juga terus ditingkatkan melalui penerapan New Gantry System (NGS) serta keandalan dermaga yang mampu disandari kapal berkapasitas hingga 43.000 DWT.

​Kendati memiliki fasilitas unggulan dan posisi emas, Iriawan mengingatkan agar seluruh perwira tidak terlena. Kapasitas besar dan teknologi canggih, menurutnya, tidak akan berarti tanpa kehati-hatian serta integritas dari sumber daya manusia yang mengoperasikannya setiap hari.

​Terkait aspek operasional serta Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Iriawan menekankan pentingnya disiplin penuh terhadap prosedur pencegahan tumpahan minyak (oil spill) di kawasan pesisir Cilegon. Ia meminta simulasi tanggap darurat tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas, tetapi benar-benar dijiwai sebagai refleks dasar operasional seluruh pekerja.

​Selain itu, ia menegaskan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan tata kelola (Good Corporate Governance). Pengawasan ketat dari proses penerimaan hingga penyaluran BBM (loss control) harus terus ditingkatkan demi menjaga kepercayaan publik dan marwah perusahaan dari hulu ke hilir.

​Perhatian khusus juga diberikan pada dampak sosial keberadaan armada mobil tangki di jalan raya Cilegon. Iriawan meminta manajemen mengatur traffic management secara presisi agar tidak memicu kemacetan kota pada jam sibuk, seraya mengimbau para pengemudi mobil tangki untuk selalu mengedepankan kesantunan dan keselamatan berkendara.

​Sebagai langkah pengembangan bisnis jangka panjang, jajaran direksi dan manajemen lapangan didorong untuk merespons peluang komersialisasi bunkering kapal (MFO Low Sulphur) di Selat Sunda secara agresif. Penguatan teknologi berbasis data analitis real-time dan pengawasan Internet of Things (IoT) pada armada distribusi juga disiapkan guna menekan angka susut BBM secara optimal.

​Di akhir arahannya, Iriawan menyampaikan apresiasi atas kepedulian FT Tanjung Gerem terhadap lingkungan melalui program konservasi terumbu karang dan pemberdayaan nelayan lokal. Ia kembali memompa semangat para perwira agar terus memberikan pengabdian terbaik demi kelangsungan energi tanah air yang harmonis bersama masyarakat.

​”Selamat bertugas, utamakan keselamatan, jadikan HSSE sebagai budaya, jaga integritas, dan mari bersama-sama memastikan energi untuk Indonesia terus menyala dengan aman dan harmonis. Namun yang terpenting, pulanglah ke rumah dengan selamat setiap hari,” pungkas Iwan Bule.

​Diketahui dalam agenda MWT ini, Komut Pertamina didampingi oleh sejumlah pejabat kunci, antara lain:

​Brilian Perdana (SVP Logistics Integration & Optimization PT Pertamina (Persero))

​Arif Yunianto (Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga)

​Freddy Anwar (Executive GM Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga)

​Taufan Enggar Surya Ari Gunawan (GHO Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga)

​Yudha Whastu Wibowo (FTM Tanjung Gerem) beserta jajaran manajemen terkait.

 

(Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.