Wali Kota Dorong FKDM Jadi Garda Terdepan Deteksi Dini Gangguan Keamanan

oleh -223 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Timur di Ruang Rapat Sri Gunting, Lantai 2 Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Suban Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Timur ini bertujuan memperkuat kapasitas anggota FKDM dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan keamanan, ketenteraman, ketertiban umum, maupun konflik sosial di tengah masyarakat.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa FKDM memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendukung sistem kewaspadaan dini di wilayah. Ia meminta seluruh anggota FKDM menjadi duta kewaspadaan yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial yang terus berkembang.

“Keberadaan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat menjadi semakin relevan sebagai ujung tombak deteksi dini di tengah masyarakat,” ujar Munjirin.

Menurutnya, perubahan kondisi sosial berlangsung sangat cepat sehingga diperlukan kemampuan deteksi dini yang semakin baik agar berbagai potensi permasalahan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Munjirin menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat melalui FKDM menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Bimbingan teknis tersebut menghadirkan narasumber Kepala Tim Sosial Budaya BIN Daerah DKI Jakarta, Hartono Priadi Sastra, serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pemuda dan Olahraga, Diky Budi Ramadhan.

Ia menjelaskan, sebagian besar anggota FKDM masa bakti 2026–2031 merupakan anggota baru. Oleh sebab itu, kegiatan ini menjadi bekal penting untuk memahami tugas dan fungsi FKDM, mekanisme pelaporan, serta pola koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan para pemangku kepentingan.

Munjirin berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi sehingga dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, cepat, dan bertanggung jawab.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap potensi gangguan keamanan, ketenteraman, ketertiban umum, maupun konflik sosial segera dilaporkan secara cepat, berjenjang, dan sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 138 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kewaspadaan Dini yang bertujuan memperkuat peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketenteraman, serta ketertiban umum.

Munjirin juga mengapresiasi Suban Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur yang terus meningkatkan kapasitas anggota FKDM melalui kegiatan bimbingan teknis. Ia berharap seluruh materi yang diberikan para narasumber dapat diterapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Mari kita jadikan FKDM sebagai forum yang profesional, adaptif, responsif, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui deteksi dini, cegah dini, lapor cepat, serta penyelesaian masalah secara kolaboratif. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Jakarta Timur yang aman, tertib, harmonis, serta mendukung visi Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing dan berbudaya,” tegas Munjirin.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap FKDM semakin optimal menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan, ketenteraman, dan ketertiban wilayah secara berkelanjutan.

 

(Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.