Pramono Resmikan Halte Swadarma ParagonCorp, Perkuat Kolaborasi Bangun Jakarta

oleh -82 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan fasilitas terintegrasi Halte Transjakarta Swadarma ParagonCorp sekaligus meninjau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bhinneka Swadarma di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mempercepat transformasi Jakarta sebagai kota global melalui penyediaan transportasi publik dan ruang publik yang inklusif, aman, serta berkelanjutan.

banner 336x280

“Peresmian fasilitas terintegrasi Halte Swadarma Paragon menegaskan bahwa Jakarta menuju Kota Global tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga melalui layanan publik yang inklusif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Pramono.

Kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan ParagonCorp merupakan kelanjutan kerja sama yang dimulai melalui program naming rights Halte Swadarma ParagonCorp pada Januari 2025. Kerja sama tersebut kemudian berkembang melalui berbagai program, di antaranya penyediaan Water Station bersama PAM Jaya, Paragon Empties Station sebagai tempat penampungan sampah kemasan kosmetik, pembangunan musala di enam halte Transjakarta, hingga revitalisasi halte yang dilengkapi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan lift ramah disabilitas.

Halte Swadarma ParagonCorp kini dilengkapi lift yang dirancang untuk memudahkan akses bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, serta masyarakat umum. Fasilitas tersebut melayani lebih dari seribu pengguna Transjakarta setiap harinya.

Pramono menegaskan pembangunan Jakarta tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan sektor swasta melalui skema creative financing.

“Jakarta tidak bisa dibangun sendirian oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kita melakukan creative financing bekerja sama dengan swasta, salah satunya hari ini dengan Paragon. Halte maupun RPTRA yang dibangun menunjukkan hasil pengelolaan yang baik dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.

Pramono juga mengapresiasi komitmen ParagonCorp dalam mendukung pembangunan Jakarta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperluas dan tidak hanya berhenti pada revitalisasi halte, tetapi juga menjangkau berbagai kebutuhan layanan publik lainnya.

Selain memastikan pemeliharaan lift ramah disabilitas dilakukan secara berkelanjutan, Pramono menginstruksikan seluruh BUMD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta agar lebih proaktif membangun kemitraan dengan dunia usaha. Saat ini, enam titik halte lainnya telah disiapkan untuk dikembangkan melalui skema kolaborasi serupa.

“Saya menginstruksikan BUMD untuk semakin proaktif membangun kemitraan dengan dunia usaha agar lebih banyak program CSR dapat diwujudkan melalui skema creative financing demi mempercepat terwujudnya Jakarta sebagai Kota Global,” tuturnya.

Sementara itu, Group Chief Executive Officer (CEO) ParagonCorp, Harman Subakat, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bagi kami, Paragon tumbuh bukan hanya untuk mencari manfaat, tetapi juga memberikan manfaat. Ini merupakan perwujudan dari tujuan perusahaan. Mudah-mudahan kolaborasi ini semakin besar, semakin banyak, dan bermanfaat bukan hanya bagi Jakarta, tetapi juga Indonesia,” ujar Harman.

Usai meresmikan halte, Gubernur Pramono meninjau RPTRA Bhinneka Swadarma untuk memastikan ruang publik tersebut berfungsi optimal sebagai sarana bermain, edukasi, dan interaksi sosial yang aman bagi masyarakat.

RPTRA yang dibangun sekitar enam tahun lalu di atas lahan kosong itu kini menjadi ruang bermain yang nyaman bagi anak-anak di lingkungan sekitar.

Lia (34), warga RT 06/RW 04 Kelurahan Petukangan Utara, mengaku kehadiran RPTRA memberikan manfaat besar bagi keluarganya. Menurutnya, anak-anak kini lebih sering bermain di RPTRA dibandingkan menggunakan telepon genggam.

“Semenjak ada RPTRA ini, anak-anak jadi lebih sering bermain di sini. Kalau bosan di rumah, mereka datang ke sini hampir setiap hari,” ujar Lia.

Ia berharap kebersihan dan fasilitas RPTRA terus dijaga agar masyarakat semakin nyaman memanfaatkan ruang publik tersebut.

 

(Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.