Kolaborasi Pemprov DKI dan PAM JAYA Raih Rekor MURI Lewat Khitanan Massal Terbanyak

oleh -125 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan khitanan massal dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 2.445 anak. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung pada acara penutupan Khitanan Massal di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/7).

​Program yang diinisiasi melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PAM JAYA ini sukses digelar berkat kolaborasi erat dengan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi DKI Jakarta. Berlangsung sejak 23 Juni hingga 8 Juli 2026 di enam wilayah administrasi Jakarta, realisasi program ini berhasil melampaui target awal yang hanya membidik 2.000 peserta.

banner 336x280

​Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses. Menurutnya, angka 2.445 peserta menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi lintas sektor di Jakarta.

​”Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi hingga melampaui target awal. Ini menjadi bahan evaluasi bahwa pelayanan kesehatan seperti ini memang sangat dibutuhkan. Sinergi antara pemerintah, BUMD, dan pemangku kepentingan inilah yang ingin terus kita bangun untuk menghadirkan manfaat nyata bagi warga,” ujar Pramono.

​Bagi Pramono, penghargaan Rekor MURI bukan sekadar kebanggaan, melainkan motivasi besar untuk memperluas jangkauan pelayanan di masa depan. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berkeadilan adalah fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Jakarta yang sehat dan produktif.

​”Program seperti Khitanan Massal ini menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak kita,” tambahnya.

​Atas keberhasilan ini, Gubernur Pramono turut mengapresiasi kerja keras PAM JAYA, TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Dharma Wanita PAM JAYA, Komunitas Kebaya Jakarta, serta seluruh tenaga kesehatan yang terlibat.

​Berkaca dari kesuksesan tahun ini, Pramono langsung memasang target baru yang lebih besar untuk menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada tahun 2027 mendatang. Ia menantang PAM JAYA untuk melipatgandakan jumlah peserta.

​”Tahun depan Jakarta menyambut usia lima abad. Saya meminta PAM JAYA mempersiapkannya dari sekarang agar jumlah peserta khitanan massal bisa mencapai 5.000 anak. Semakin banyak program sosial yang lahir dari semangat gotong royong, semakin besar pula manfaat yang dirasakan masyarakat,” tutur Pramono.

​Tak hanya khitanan massal, menyambut HUT ke-500 Jakarta, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan berbagai program pelayanan publik yang inklusif sebagai bentuk apresiasi kepada warga. Salah satunya adalah rencana penerapan tarif transportasi umum sebesar Rp1 serta akses gratis ke sejumlah destinasi wisata milik Pemprov DKI selama lima hari perayaan. Kebijakan ini diyakini mampu memperluas akses mobilitas warga sekaligus menggerakkan perekonomian kota.

​Menanggapi tantangan dan arahan gubernur, Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program CSR ini setiap tahun. Ia menceritakan bahwa program yang awalnya hanya mampu melayani 150 peserta, kini telah berkembang pesat hingga menjangkau ribuan anak.

​”Khitanan massal ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawab sosial PAM JAYA yang terus kami perkuat. Keberhasilan melampaui target tahun ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi bersama TP PKK dan berbagai pihak mampu memberikan dampak positif langsung ke masyarakat,” ungkap Arief.

​Menariknya, Arief menambahkan bahwa kesuksesan program sosial ini berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja operasional PAM JAYA. Saat ini, cakupan pelayanan air bersih perusahaan telah menyentuh angka 82 persen di wilayah Jakarta.

​Sebagai bagian dari komitmen sosial yang berkelanjutan, PAM JAYA juga berencana membagikan 5.000 toren air kepada masyarakat yang membutuhkan guna memperkuat akses air bersih di pemukiman padat.

​”Kami berharap rangkaian program ini terus berlanjut. Dengan kinerja perusahaan yang semakin sehat, kami ingin terus memperkuat kontribusi kepada masyarakat Jakarta, baik melalui pelayanan air bersih maupun program CSR lainnya,” pungkas Arief.

( Sunarno )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.