Sosialisasi Kamtibmas, Kapolsek Batu Aji Minta Pengusaha Scrap Tak Tampung Barang Diduga Hasil Curian

oleh -569 Dilihat
oleh
banner 468x60

BATAM, Cybernewsnasional.com – Upaya menekan maraknya pencurian fasilitas umum (fasum) di Kota Batam terus dilakukan jajaran Polsek Batu Aji. Salah satunya melalui sosialisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada para pelaku usaha besi tua (scrap) yang digelar di Aula Mapolsek Batu Aji, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, S.Tr.K., S.I.K., yang menegaskan pentingnya peran pelaku usaha scrap dalam memutus mata rantai tindak pidana pencurian, khususnya terhadap aset dan fasilitas publik.

banner 336x280

Dalam arahannya, AKP Bayu meminta seluruh pengusaha besi tua untuk lebih selektif dan berhati-hati saat menerima barang dari masyarakat. Menurutnya, banyak kasus pencurian fasilitas umum yang berakhir di tempat penampungan besi tua karena kurangnya pengawasan terhadap asal-usul barang yang dijual.

“Pengusaha scrap memiliki peran penting dalam mencegah tindak kejahatan. Pastikan setiap barang yang diterima memiliki asal-usul yang jelas dan bukan merupakan aset fasilitas umum,” tegas Kapolsek.

Ia mengungkapkan, sejumlah barang yang sering menjadi target pencurian antara lain tutup hydrant, meteran air, modul lampu lalu lintas, penutup drainase, hingga berbagai komponen infrastruktur lainnya yang memiliki nilai jual sebagai barang bekas.

Kapolsek mengingatkan, apabila menemukan barang yang mencurigakan atau diduga berasal dari hasil kejahatan, para pelaku usaha diminta tidak melakukan transaksi dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Menurutnya, pencurian fasilitas umum tidak hanya merugikan negara dari sisi anggaran, tetapi juga berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan keselamatan masyarakat. Hilangnya sarana dan prasarana umum dapat mengganggu aktivitas warga bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Selain membahas pencegahan tindak kriminal, AKP Bayu juga mengajak peserta untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kita harus cerdas bermedia sosial. Jangan sampai ikut menyebarkan informasi hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Batu Aji. Ia mengingatkan para pengusaha dan sopir kendaraan pengangkut besi tua agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan muatan diangkut dengan aman.

“Kendaraan pengangkut scrap harus memiliki pengaman muatan yang memadai agar barang tidak jatuh ke jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Polsek Batu Aji turut mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 yang dapat digunakan untuk melaporkan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.

“Jika menemukan adanya dugaan tindak kejahatan atau gangguan keamanan, segera hubungi layanan 110. Kami siap merespons laporan masyarakat secepat mungkin,” kata AKP Bayu.

Sosialisasi tersebut mendapat apresiasi dari para pelaku usaha besi tua yang hadir. Mereka menyatakan siap mendukung langkah kepolisian dengan lebih teliti memeriksa asal-usul barang yang diterima serta ikut menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Batu Aji berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara aparat kepolisian dan pelaku usaha scrap dalam mencegah peredaran barang hasil kejahatan serta menekan angka pencurian fasilitas umum di Kota Batam. Dengan kolaborasi semua pihak, keamanan dan ketertiban masyarakat diharapkan dapat terus terjaga.

***(Sihombing)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.