Diskusi Publik BPJS Kesehatan, BPJS Watch Tangerang Raya Dorong Optimalisasi BPJS Satu dan Perbaikan Sistem Rujukan JKN

oleh -603 Dilihat
oleh
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – BPJS Watch Tangerang Raya menggelar Diskusi Publik BPJS Kesehatan di Pakons Prime Hotel Kota Tangerang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Membangun BPJS Kesehatan yang Adil, Transparan dan Berkeadilan untuk Semua” ini menjadi wadah dialog antara peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), organisasi pekerja, fasilitas kesehatan, rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Afif Johan, SH., MM., perwakilan BPJS Kesehatan, serta Timbul Siregar dari BPJS Watch. Turut hadir perwakilan serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) se-Tangerang Raya, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), rumah sakit dan klinik mitra BPJS Kesehatan, serta anggota BPJS Watch Tangerang Raya.

banner 336x280

Koordinator BPJS Watch Tangerang Raya, H. Sugandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi publik ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan Program JKN agar semakin berkualitas, transparan, dan mampu memberikan pelayanan yang berkeadilan bagi seluruh peserta.

“BPJS Watch hadir sebagai jembatan antara masyarakat dengan BPJS Kesehatan. Kami ingin memastikan setiap peserta memperoleh hak pelayanan kesehatan yang layak, mudah diakses, dan tanpa diskriminasi. Melalui forum ini, berbagai aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara langsung kepada para pemangku kebijakan,” ujar H. Sugandi.

Dalam sesi diskusi, Timbul Siregar dari BPJS Watch menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat peserta JKN. Salah satunya terkait keberadaan BPJS Satu (Siap Membantu) di rumah sakit yang dinilai perlu diperkuat agar mampu memberikan pendampingan maksimal kepada peserta yang menghadapi kendala saat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Menurut Timbul, peningkatan jumlah personel dan dukungan anggaran yang memadai sangat diperlukan agar fungsi BPJS Satu dapat berjalan lebih optimal.

“BPJS Satu merupakan ujung tombak pelayanan informasi dan penyelesaian masalah peserta di rumah sakit. Karena itu perlu adanya penguatan sumber daya manusia dan dukungan anggaran sehingga pelayanan kepada peserta JKN bisa lebih cepat, efektif, dan maksimal,” jelas Timbul.

Selain itu, ia juga menyoroti mekanisme rujukan dari puskesmas yang menurutnya perlu dievaluasi agar peserta tidak hanya diarahkan ke satu rumah sakit tertentu.

“Puskesmas perlu lebih fleksibel dalam memberikan rujukan sesuai kebutuhan medis dan ketersediaan layanan. Jangan sampai terjadi penumpukan pasien pada satu rumah sakit saja, sementara rumah sakit lain masih memiliki kapasitas pelayanan yang memadai,” tambahnya.

Sementara itu, Afif Johan, SH., MM., selaku Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, mengapresiasi inisiatif BPJS Watch Tangerang Raya yang secara konsisten membuka ruang dialog dan menyerap aspirasi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara BPJS Kesehatan, peserta JKN, organisasi pekerja, fasilitas kesehatan, dan BPJS Watch menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

“Kami sangat mengapresiasi peran BPJS Watch yang selama ini aktif membantu masyarakat serta memberikan masukan yang konstruktif. Sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar Program JKN terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan BPJS Kesehatan yang hadir sebagai narasumber juga menjelaskan berbagai upaya peningkatan layanan yang terus dilakukan, termasuk penguatan transformasi digital, percepatan pelayanan administrasi peserta, serta penguatan koordinasi dengan fasilitas kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari peserta terkait pelayanan kesehatan, akses layanan JKN, sistem rujukan, kualitas pelayanan fasilitas kesehatan, hingga pengawasan terhadap penyelenggaraan Program JKN.

Melalui kegiatan ini, BPJS Watch Tangerang Raya berharap terbangun komunikasi yang lebih baik antara masyarakat, fasilitas kesehatan, dan BPJS Kesehatan sehingga pelayanan kesehatan yang adil, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terus diwujudkan.

*** (Asep) ***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.