Sulap Kolong Tol Kumuh Jadi Kawasan Ekonomi, Warga Warakas Kolaborasi Bersama CMNP

oleh -233 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Kolong Tol Ir. Wiyoto Wiyono di lingkungan Kelurahan Warakas, Jakarta Utara, yang selama ini identik dengan kesan kumuh, gelap, tempat pengepul sampah, serta parkir liar, akan segera berubah wajah. Lahan yang lama terabaikan tersebut bakal disulap menjadi Kawasan Ekonomi Rakyat yang rapi, aman, dan memiliki nilai estetika kota.

​Inisiatif ini digagas oleh Forum RT/RW Kelurahan Warakas yang dipimpin oleh Abi Ichwanuddin, berkolaborasi dengan PT Citra Marga Nusa Persada Tbk (CMNP) selaku pengelola jalan tol. Penataan ini akan menyasar area di bawah tol yang melintasi wilayah RW 08, 09, 10, 12, dan RW 13 untuk diubah menjadi ruang produktif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan warga setempat.

banner 336x280

​Rencananya, lahan seluas ratusan meter ini akan ditata menjadi deretan kios dengan desain seragam yang ramah lingkungan. Kawasan ini nantinya dibagi menjadi beberapa kluster, mulai dari kuliner, sembako, area hijau, hingga ruang bersama (co-working space) untuk aktivitas anak muda. Agar tidak monoton, fasilitas pendukung seperti penerangan maksimal, perbaikan lantai, dan lukisan mural khas Warakas pada tiang penyangga tol juga akan disiapkan.

​Ketua Forum RT/RW Warakas, Abi Ichwanuddin, menjelaskan bahwa program pemanfaatan lahan ini berfokus pada tiga aspek utama, yakni pemberdayaan ekonomi lokal, penataan lingkungan (green & clean), dan peningkatan kapasitas usaha warga.

​“Kami ingin mengubah stigma kolong tol yang kumuh menjadi ruang publik yang berdaya guna. Melalui kolaborasi ini, warga Warakas tidak hanya mendapatkan tempat usaha yang layak, tetapi juga lingkungan yang lebih asri dan tertib,” ujar Abi Ichwanuddin, Rabu (18/6/2026).

​Abi menambahkan bahwa selama ini fungsi kolong tol hanya menjadi area yang dilewati begitu saja tanpa manfaat lebih.

​“Sekarang kita balik fungsinya. Warga RW 08 sampai RW 13 yang punya usaha kecil nantinya bisa berjualan di sini dengan harga yang terjangkau dan termonitor, sehingga bisa menjadi kawasan penggerak ekonomi rakyat Warakas,” lanjutnya.

​Langkah ini pun disambut baik oleh manajemen CMNP karena dinilai sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk menciptakan ruang publik yang aman dan produktif tanpa mengganggu fungsi utama jalan tol.

​Kawasan Ekonomi Rakyat Warakas dijadwalkan beroperasi dari pagi hingga malam hari dengan menerapkan jam operasional yang jelas, serta didukung sistem kebersihan dan keamanan terpadu yang dikelola langsung oleh warga. Kehadiran pusat kegiatan baru ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang sudah lama mendambakan tempat usaha yang representatif.

​“Kalau ada tempatnya, jualan jadi lebih tenang karena tidak kehujanan dan tidak digusur-gusur. Tempatnya juga enak untuk bermain bersama keluarga, bisa santai dan ada hiburannya, seperti mall di lingkungan sendiri,” harap salah seorang warga sekitar.

​Jika berhasil diwujudkan, proyek kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan bagi wilayah lain di Jakarta dalam memanfaatkan ruang sisa kota secara optimal, sekaligus menjadi kado manis menjelang usia Jakarta yang akan genap setengah abad pada tahun 2027 mendatang.

 

( Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.