KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan nuansa religius mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di lingkungan Masjid Al-Ikhlas RW 07, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (15/6/2026) malam.
Ratusan warga dari berbagai kalangan mengikuti pawai obor yang dimulai dari halaman Masjid Al-Ikhlas RW 07, mengelilingi kawasan Perumahan Periuk Jaya, dan kembali berakhir di Masjid Al-Ikhlas. Cahaya obor yang dibawa para peserta menyinari jalan-jalan lingkungan perumahan sekaligus menjadi simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak Pengajian Al-Ikhlas, anak-anak pengajian RW 07, para orang tua yang mendampingi, Majelis Taklim ibu-ibu, jamaah Masjid Al-Ikhlas, para Ketua RT, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias menyambut datangnya Tahun Baru Islam.
Lantunan shalawat dan takbir yang menggema sepanjang perjalanan menambah kekhidmatan suasana. Selain menjadi syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan warga.

Ketua RW 07 yang juga menjabat sebagai Plt. Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas, H. Sugandi, dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai menyampaikan bahwa Tahun Baru Hijriah harus menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
“Alhamdulillah, malam ini kita dapat berkumpul dalam suasana yang penuh kebersamaan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Obor yang kita bawa bukan sekadar penerang jalan, tetapi melambangkan cahaya iman yang harus terus menyala dalam kehidupan kita. Mari jadikan momentum hijrah ini untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Sugandi.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan yang selama ini telah terjalin di lingkungan RW 07.
“Saya berharap kita bisa kembali seperti dulu. Ketika berbicara tentang warga, maka yang ada hanyalah satu warga RW 07. Ketika berbicara tentang jamaah, maka yang ada hanyalah satu jamaah Masjid Al-Ikhlas. Perbedaan kelompok, komunitas, maupun organisasi hendaknya menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan, bukan sebaliknya. Bersatu kita mampu, bersama kita bisa membangun lingkungan yang lebih maju, harmonis, dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari kalangan pemuda Karang Taruna RW 07. Mereka menilai pawai obor menjadi kegiatan positif yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan dan syiar Islam.
Salah seorang anggota Karang Taruna RW 07 menyampaikan penghargaan kepada H. Sugandi yang dinilai memiliki gagasan untuk menghidupkan suasana Tahun Baru Islam di lingkungan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Pak Haji Gandi selaku Ketua RW 07 sekaligus Plt. Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas yang menggagas kegiatan ini. Menurut kami, kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, majelis taklim hingga tokoh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, umat Islam juga perlu menyambut pergantian tahun Hijriah dengan penuh kegembiraan, namun tetap dalam kegiatan yang bernilai ibadah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kalau pergantian Tahun Baru Masehi selalu dirayakan dengan berbagai kemeriahan, maka umat Islam juga patut menyambut Tahun Baru Hijriah dengan penuh suka cita. Bedanya, kita merayakannya dengan kegiatan yang lebih bermakna, seperti pawai obor, shalawat, doa bersama, dan kegiatan yang dapat mempererat ukhuwah Islamiyah. Ini menjadi cara yang baik untuk mengenalkan sejarah hijrah Rasulullah SAW kepada generasi muda,” ujarnya.
Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua yang mendampingi anak-anak mereka selama pawai berlangsung. Mereka mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda dalam memeriahkan Tahun Baru Islam.
Salah seorang orang tua peserta mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Saya sangat senang melihat anak-anak begitu bersemangat mengikuti pawai obor. Kegiatan seperti ini bukan hanya memberikan kegembiraan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai agama, kebersamaan, dan kecintaan kepada masjid. Semoga kegiatan ini terus menjadi agenda tahunan karena sangat positif bagi pembentukan karakter anak-anak,” ungkapnya.
Pawai obor berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan hangat dari warga yang berada di sepanjang rute yang dilalui peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama di Masjid Al-Ikhlas sebagai harapan agar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, persatuan, kedamaian, serta semangat baru untuk membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama.
***(Asep/Angga)***













