Gelar Rapat Perdana, Dewan Juri AJMHT 2026 Siap Jaga Kredibilitas dan Kualitas Penghargaan

oleh -93 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Dewan Juri Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) PWI Jaya 2026 menggelar rapat perdana sebagai langkah awal mempersiapkan proses penilaian ajang jurnalistik bergengsi yang tahun ini mengusung tema “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan.” Rapat pada Kamis (11/6) tersebut menjadi penanda dimulainya kerja dewan juri dalam memastikan seluruh proses seleksi berlangsung profesional, independen, dan berintegritas.

Ketua Dewan Juri AJMHT 2026, Dr. Bagus Sudarmanto, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi jurnalistik, tetapi juga wadah untuk menghadirkan karya-karya terbaik yang mampu merekam perjalanan Jakarta sekaligus memberikan perspektif terhadap masa depan kota yang akan memasuki usia lima abad pada tahun 2027.

banner 336x280

“Momentum 500 tahun Jakarta harus menjadi pemicu lahirnya karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki kedalaman analisis, relevansi sosial, serta mampu menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat,” ujar Bagus.

Menurutnya, dewan juri memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap karya dinilai secara objektif berdasarkan kualitas jurnalistik, mulai dari akurasi, kedalaman substansi, orisinalitas, dampak sosial, hingga relevansi dengan tema lomba.

Dewan Juri AJMHT 2026 terdiri atas sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman panjang di bidang jurnalistik, komunikasi, fotografi, dan akademik. Selain Dr. Bagus Sudarmanto sebagai ketua, anggota dewan juri terdiri dari Tb Adhi, Arbain Rambey, Dr. Retno Intani, Machroni Kusumah, Dr. Rewindinar, dan Dr. Gloria Angelita. Dukungan teknis pengumpulan dan administrasi materi dilakukan oleh Eka Ardimiyati dan Desdy Yusdiansyah.

Dalam rapat perdana tersebut, para juri membahas penyamaan persepsi mengenai kriteria penilaian, mekanisme seleksi, hingga standar kualitas karya yang diharapkan mampu merepresentasikan semangat AJMHT sebagai penghargaan jurnalistik yang kredibel dan bermartabat.

Ketua Panitia AJMHT 2026, Arman Suparman, mengatakan rapat perdana dewan juri merupakan tahapan penting dalam rangkaian penyelenggaraan AJMHT 2026. Menurutnya, panitia sengaja menghadirkan dewan juri yang memiliki kompetensi dan reputasi kuat agar proses seleksi berjalan secara profesional dan menghasilkan pemenang yang benar-benar berkualitas.

“Dewan juri merupakan garda terdepan dalam menjaga kualitas dan marwah penghargaan ini. Kami bersyukur para tokoh yang memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik, fotografi, akademik, dan komunikasi bersedia terlibat dalam AJMHT 2026,” kata Arman.

Sementara itu, Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menegaskan bahwa AJMHT merupakan bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus kontribusi nyata insan pers dalam mendokumentasikan perjalanan Jakarta.

“AJMHT bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap karya jurnalistik yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami mempercayakan proses penilaian kepada para juri yang memiliki integritas, kompetensi, dan rekam jejak yang kuat di bidangnya masing-masing,” ujar Kesit.

Menurut Kesit, tema ‘Menyongsong 5 Abad Jakarta’ sangat relevan dengan peran pers sebagai pencatat sejarah sekaligus pengawal perubahan sosial yang tengah berlangsung di ibu kota.

“Kami berharap para wartawan dan insan media dapat menghadirkan karya-karya terbaik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan perspektif kritis, inspiratif, dan bernilai bagi pembangunan Jakarta. AJMHT 2026 harus menjadi momentum lahirnya karya-karya jurnalistik yang akan menjadi dokumentasi penting menjelang lima abad Jakarta,” katanya.

Kesit juga menegaskan komitmen PWI Jaya untuk menjaga independensi dan kredibilitas penghargaan tersebut.

“Kami ingin para peserta yakin bahwa setiap karya akan dinilai secara objektif, independen, dan berdasarkan kualitas jurnalistiknya. Itulah komitmen kami dalam menjaga reputasi AJMHT sebagai salah satu penghargaan jurnalistik paling bergengsi di lingkungan PWI Jaya,” tegasnya.

AJMHT 2026 mempertandingkan tujuh kategori utama, yakni Tajuk Rencana, Teks, Foto, TV Terestrial, TV Streaming, Infografis, dan Radio. Selain itu, terdapat dua kategori khusus, yaitu “Menyongsong 5 Abad Jakarta” untuk karya feature teks, radio, dan video bertema sejarah, transformasi, serta identitas Jakarta, serta kategori “Literasi Bank Jakarta” yang mencakup karya berita feature, opini, dan foto dengan fokus pada literasi keuangan, digitalisasi, dan pengembangan UMKM.

Dengan dimulainya rapat perdana Dewan Juri AJMHT 2026, PWI Jaya optimistis penghargaan ini akan melahirkan karya-karya jurnalistik terbaik yang tidak hanya mencerminkan kualitas profesi wartawan, tetapi juga memperkuat peran pers dalam merawat sejarah dan mengawal masa depan Jakarta menuju usia lima abad.

 

( Sunarno )

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.