Fokus Mitra Sosial, PMII Kota Tangerang Dorong Transformasi Organisasi

oleh -395 Dilihat
banner 468x60

TANGERANG  Cybernewsnasional.com  – Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Tangerang mulai memetakan arah baru gerakan organisasi melalui kegiatan Upgrading Pra-Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) yang digelar di Aula KPU Kota Tangerang, Sabtu (06/06/2026).

Mengusung tema, Reaktualisasi Gerakan Kader dalam Meneguhkan Arah Transformasi Organisasi, forum ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan peran PMII di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang dihadapi masyarakat.

banner 336x280

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua PKC PMII Banten, Wina Setiawati, serta Pimpinan Pondok Pesantren Agro Bisnis As-Syamil, H. Ogi Sugiono, sebagai narasumber. Puluhan kader dari berbagai komisariat dan rayon mengikuti agenda yang menjadi bagian dari persiapan menuju Rakorcab tersebut.

Ketua PC PMII Kota Tangerang, Oki Putra, menegaskan bahwa PMII Kota Tangerang sedang melakukan pembaruan arah gerakan agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, PMII tidak boleh hanya dikenal sebagai kelompok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga harus hadir sebagai mitra sosial yang mampu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

“Agenda hari ini menentukan arah gerak PMII Kota Tangerang ke depan, baik secara gerakan maupun pemikiran. Karena itu kami mengangkat tema reaktualisasi, yakni pembaruan dalam berbagai lini organisasi agar PMII lebih berdampak bagi masyarakat,” ujar Oki.

Ia menjelaskan, langkah awal yang harus dilakukan adalah memperkuat internal organisasi dengan menyiapkan kader-kader yang kritis, berintegritas, dan memiliki basis spiritual yang kuat. Setelah itu, PMII harus mengambil peran lebih besar dalam pendampingan masyarakat, mulai dari advokasi hukum, penyuluhan sosial, hingga isu ketahanan pangan.

“PMII harus menjadi mitra sosial masyarakat. Kita ingin hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang belum tersentuh secara maksimal, baik melalui advokasi, edukasi maupun pemberdayaan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung berbagai persoalan nasional yang menurutnya menjadi alarm bagi seluruh elemen bangsa. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Negara ini perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh. Kita melihat banyak tantangan ekonomi yang akan berdampak pada harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat. Karena itu PMII harus hadir memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi kondisi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Banten, Wina Setiawati, menjelaskan bahwa Rakorcab merupakan agenda wajib organisasi yang menjadi tindak lanjut dari Rakornas dan Rakorda. Selain menjadi forum evaluasi kaderisasi, Rakorcab juga menjadi ruang untuk menerjemahkan paradigma Era Baru PMII yang saat ini menjadi fokus organisasi secara nasional.

“Rakorcab bukan hanya forum administratif organisasi, tetapi ruang refleksi dan evaluasi kaderisasi. Kita ingin memastikan kader PMII tetap berjalan sesuai cita-cita organisasi dan mampu menjawab kebutuhan zaman,” kata Wina.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas kader melalui berbagai jenjang kaderisasi formal maupun pengembangan kompetensi di bidang profesi. Menurutnya, kader PMII harus mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman organisasinya untuk memberi manfaat nyata di tengah masyarakat.

“Organisasi tidak boleh hanya menjadi ruang seremonial. PMII harus melahirkan kader yang siap terjun ke masyarakat, memiliki kemampuan profesional, dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa PKC PMII Banten tengah memperkuat ruang pengembangan kader di bidang hukum, ekonomi, pendidikan, dan teknologi. Bahkan saat ini PKC PMII Banten telah mendata sebanyak 473 UMKM yang dikelola kader PMII di seluruh Banten sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi kader.

Di akhir kegiatan, H. Ogi Sugiono mengingatkan pentingnya inovasi dalam menjalankan organisasi. Menurutnya, perubahan zaman harus direspons dengan kreativitas dan semangat pembaruan.

“Zaman terus berubah. Karena itu arah gerakan harus terus didiskusikan dan diperbarui. Pengurus harus menjadi motor penggerak yang kreatif, inovatif, dan mampu membawa organisasi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui Upgrading Pra-Rakorcab ini, PMII Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas kader sekaligus mendorong transformasi organisasi yang tidak hanya kritis terhadap persoalan bangsa, tetapi juga hadir sebagai mitra sosial yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Abi)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.