Menyongsong 5 Abad Jakarta, MHT 2026 Jadi Ruang Refleksi dan Dokumentasi Perjalanan Ibu Kota

oleh -345 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Sebanyak 770 karya dari tujuh kategori terjaring untuk Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Tharim (MHT Awards) 52-2026. Ini merupakan rekor partisipan dari semenjak lomba karya jurnalistik bergengsi ini diselenggarakan, berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Pemprov DKI Jakarta. Ke-770 karya tersebut terjaring dari pemuatan/tayangan baik di media elektronik, televisi, radio, dan online, serta media cetak, sejak 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026.

Tujuh kategori utama pada MHT Awards 52-2026 mencakup Tv Streaming, Tv Terestrial, Teks, Infografis, Radio, Tajuk Rencana, dan Foto. Hingga berakhirnya tenggat penerimaan karya yang dilombakan, yakni Minggu, 31 Mei lalu, rincian karya yang masuk masing-masing 80 Link TV Streaming, 150 Link TV Terestrial, 210 Link Teks, 40 Link Infografis, 5 MP3 Radio, 25 Link Tajuk Rencana, dan 265 Link Foto.

banner 336x280

Untuk selanjutnya, ke-770 karya untuk tujuh kategori utama MHT Awards 52-2026 ini akan diserahterimakan kepada dewan juri. Menurut keterangan, dewan juri yang diketuai Dr.Bagus Sudarmanto dengan anggota Dr. Retno Intani, Dr.Gloria Angelita, Dr.Rewindinar, Arbain Rambey, Machroni Kusuma, dan Tb.Adhi, akan memulai tugas penjurian pekan depan. Dewan Juri juga dibantu oleh tim prajuri, Eka Ardimiati dan Desdy Yusdiansyah.

KATEGORI KHUSUS MENYONGSONG 5 ABAD JAKARTA

Sebagaimana ramai diberitakan, MHT Awards 52-2026 ini juga menghadirkan kategori khusus bertajuk “Menyongsong 5 Abad Jakarta”, sebagai bagian dari momentum besar menjelang usia Jakarta yang ke-500 tahun pada 2027. Kategori ini menjadi ruang bagi insan pers untuk menghadirkan karya-karya jurnalistik yang tidak hanya merekam perjalanan sejarah ibu kota, tetapi juga mengawal arah masa depan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada identitas dan sejarahnya.

Ketua Pelaksana MHT Awards 2026, Arman Suparman, mengatakan kategori khusus tersebut sengaja dihadirkan untuk mengajak jurnalis melihat Jakarta secara lebih utuh, tidak hanya dari sisi peristiwa sehari-hari, tetapi juga dalam perspektif sejarah, transformasi, dan masa depan kota.

“Momentum lima abad Jakarta merupakan peristiwa yang sangat penting. Karena itu, MHT 2026 ingin mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu merekam perjalanan Jakarta sekaligus memberikan refleksi dan gagasan bagi masa depannya,” ujar Arman, Selasa (2/6).

Mengusung tema besar “Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan”, MHT 2026 menempatkan pers sebagai bagian penting dalam menjaga memori kolektif kota sekaligus memberikan kritik, gagasan, dan perspektif terhadap berbagai tantangan perkotaan. Kategori khusus ini diperuntukkan bagi karya feature dalam format teks, radio, dan video yang mengangkat tema sejarah, transformasi, budaya, identitas, pembangunan, hingga dinamika kehidupan masyarakat Jakarta menjelang lima abad usianya.

Ketua PWI Jaya Kesit B. Handoyo menegaskan bahwa peringatan lima abad Jakarta merupakan momentum bersejarah yang tidak boleh hanya dipandang sebagai seremoni belaka. Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk ikut mendokumentasikan perjalanan Jakarta sekaligus mengawal masa depannya melalui karya jurnalistik yang berkualitas.

“Jakarta tidak dibangun dalam sehari. Kota ini memiliki perjalanan panjang, penuh dinamika, perubahan, dan tantangan. Karena itu, melalui Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026, kami ingin mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu merekam sejarah, mengkritisi perkembangan, sekaligus memberikan harapan dan gagasan untuk Jakarta ke depan,” ujar Kesit.

Menurut Kesit, kategori khusus “Menyongsong 5 Abad Jakarta” diharapkan melahirkan karya yang tidak sekadar informatif, tetapi juga memiliki kedalaman, daya refleksi, dan nilai dokumentasi yang kuat bagi generasi mendatang.

“Pers bukan hanya mencatat peristiwa, tetapi juga menjaga ingatan sebuah kota. Menjelang lima abad Jakarta, kami ingin para jurnalis menghadirkan karya yang bisa menjadi warisan intelektual tentang bagaimana Jakarta berkembang, menghadapi persoalan, dan menatap masa depannya,” tambahnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan kategori khusus tersebut juga datang dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta. Dalam audiensi bersama pengurus PWI Jaya, jajaran Diskominfotik menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dinilai sejalan dengan semangat menyambut 500 tahun Jakarta.

Menurut Arman Suparman, respons positif dari Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa MHT 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi jurnalistik, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif menyongsong tonggak sejarah lima abad Jakarta.

Diskominfotik menilai kategori khusus “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dapat menjadi sarana membangun antusiasme insan pers sekaligus memperkaya dokumentasi perjalanan ibu kota menjelang usia emasnya. Bahkan, ajang ini dipandang sebagai langkah awal atau pemanasan menuju rangkaian kegiatan dan kompetisi jurnalistik yang lebih besar dan lebih bergengsi pada peringatan 500 Tahun Jakarta pada 2027.

Dalam kategori khusus tersebut, peserta dapat mengangkat beragam isu, mulai dari sejarah Jakarta, transformasi sosial dan budaya, pembangunan kota, lingkungan hidup, transportasi, kawasan bersejarah, hingga kehidupan masyarakat urban yang membentuk wajah Jakarta saat ini.

Periode pengiriman karya kategori “Menyongsong 5 Abad Jakarta” dibuka mulai 1 Maret hingga 30 Juni 2026. Karya yang dilombakan berupa feature teks, radio, dan video dengan kata kunci wajib “Menyongsong 5 Abad Jakarta”. Panitia menyediakan hadiah Rp10 juta bagi pemenang pertama.

Melalui kategori ini, MHT 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang penghargaan jurnalistik. Ajang ini menjadi ruang refleksi bersama tentang Jakarta yang akan memasuki usia 500 tahun, sekaligus mengukuhkan peran pers sebagai penjaga memori sejarah dan pengawal masa depan ibu kota.

 

( Sunarno)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.