Semangat Idul Adha Menggema di RW 07 Periuk Jaya, 6 Sapi dan 18 Kambing Dikurbankan

oleh -623 Dilihat
oleh
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Ikhlas RW 07, Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang, dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat pada Rabu (27/5/2026).

Bertindak sebagai khatib, H. Sugandi yang dikenal masyarakat dengan sebutan Ustad Milenium, sementara imam dipimpin oleh Ustadz Sumanto dan petugas Bilal dipercayakan kepada Azam dari kalangan Ikatan Remaja Masjid (Irmas) Al-Ikhlas.

banner 336x280

Dalam khutbahnya, H. Sugandi menitikberatkan pentingnya meneladani sikap Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menempatkan perintah Allah SWT di atas segala-galanya. Menurutnya, kisah qurban bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi pelajaran abadi tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan dalam menjalankan perintah Allah.

“Peristiwa qurban mengajarkan kepada kita bahwa perintah Allah SWT harus menjadi prioritas utama dalam kehidupan. Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS telah memberikan teladan luar biasa tentang kepatuhan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah,” ujar H. Sugandi di hadapan jamaah.

Dalam khutbahnya, ia menjelaskan bahwa pada bulan Zulhijah terdapat dua perintah besar yang menjadi syiar Islam, yakni ibadah haji dan ibadah qurban. Kedua ibadah tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kemampuan.

Namun menurutnya, ukuran mampu atau tidak mampu sering kali berkaitan dengan niat, kesungguhan, dan tingkat keimanan seseorang dalam mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah.

“Kalau dihitung secara sederhana, untuk mendaftar haji dengan masa tunggu sekitar 20 tahun cukup menyisihkan sekitar Rp7.500 per hari. Begitu juga untuk berqurban, cukup menabung sekitar Rp8.000 per hari. Maka mari kita bermuhasabah kepada diri sendiri, benarkah kita tidak mampu atau sebenarnya kita belum memprioritaskan ibadah tersebut,” ungkapnya.

Dirinya mengutip hadis Rasulullah SAW yang memberikan peringatan kepada umat Islam yang memiliki kemampuan namun tidak melaksanakan ibadah qurban.

“Rasulullah SAW memberikan peringatan kepada mereka yang memiliki kelapangan rezeki tetapi tidak berqurban. Hadis ini menjadi motivasi bagi kita untuk melaksanakan qurban apabila Allah SWT telah memberikan kemampuan,” jelasnya.

Selain mengajak umat untuk meningkatkan ketakwaan melalui ibadah qurban, H. Sugandi juga mengingatkan pentingnya menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial, persaudaraan, dan persatuan di tengah masyarakat.

Menurutnya, saat ini persatuan bangsa dan umat sedang menghadapi berbagai ujian. Tidak sedikit terjadi perpecahan yang dipicu oleh perbedaan pendapat, golongan, organisasi, kelompok, maupun pilihan politik.

“Idul Adha harus menjadi momentum untuk meningkatkan jiwa sosial dan memperkuat persatuan. Jangan sampai perbedaan pendapat, kelompok, organisasi, atau pilihan politik membuat kita terpecah. Perbedaan adalah hal yang biasa, tetapi persaudaraan dan persatuan harus tetap dijaga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kita hidup di era media sosial yang serba cepat. Jangan mudah percaya pada berita bohong atau hoaks. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Islam mengajarkan tabayun atau klarifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan suatu informasi. Jangan sampai media sosial menjadi alat yang memecah belah persaudaraan dan persatuan masyarakat,” pesannya.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Adha, panitia qurban Masjid Al-Ikhlas RW 07 langsung melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang dipusatkan di lingkungan masjid. Pada Idul Adha 1447 H tahun ini, warga berhasil menghimpun 6 ekor sapi dan 18 ekor kambing dari para pekurban di lingkungan RW 07.

Proses penyembelihan, pencacahan, hingga pendistribusian daging qurban dilakukan secara gotong royong oleh pengurus DKM, panitia qurban, para pemuda Irmas, pengurus RT/RW, serta warga setempat. Daging qurban kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima agar manfaat ibadah qurban dapat dirasakan secara merata.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat RW 07 Periuk Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus RT, RW, DKM Masjid Al-Ikhlas, panitia qurban, dan warga yang telah menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban merupakan bukti nyata kuatnya sinergi dan gotong royong yang selama ini terjalin di lingkungan RW 07.

“Alhamdulillah, pengurus RT, RW, DKM, tokoh masyarakat, pemuda Irmas, dan warga RW 07 menunjukkan kekompakan yang luar biasa. Semua bersatu untuk kemaslahatan warga. Semangat kebersamaan seperti ini merupakan aset yang sangat berharga dan harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah berbagai tantangan sosial yang kerap memicu perpecahan akibat perbedaan pandangan, warga RW 07 justru mampu menunjukkan bahwa persatuan dan gotong royong tetap menjadi budaya yang hidup dan mengakar di tengah masyarakat.

“Kami bersyukur warga RW 07 begitu kompak dalam mendukung kegiatan sosial maupun keagamaan. Kekompakan ini menjadi modal penting untuk menjaga kerukunan, keamanan, dan kemajuan lingkungan. Semoga kebersamaan yang telah terbangun ini terus terjaga dan semakin kuat dari waktu ke waktu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, H. Sugandi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga, pengurus RT/RW, DKM, panitia qurban, para pekurban, dan seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, serta materi demi suksesnya pelaksanaan Idul Adha 1447 H.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah qurban para pekurban, memberikan keberkahan kepada seluruh panitia dan warga yang terlibat, serta menjadikan semangat qurban sebagai sarana meningkatkan ketakwaan, kepedulian sosial, dan persatuan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan 6 ekor sapi serta 18 ekor kambing tersebut berlangsung lancar, tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Momentum Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Ikhlas RW 07 menjadi wujud nyata semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta komitmen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan demi kemaslahatan bersama di Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang.

***(Red)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.