BPJS Kesehatan Gandeng BPJS Watch dan Serikat Buruh Sukseskan Program JKN dan AKT 1%

oleh -125 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – BPJS Kesehatan Cabang Tangerang Raya menggandeng BPJS Watch untuk mengajak seluruh serikat pekerja dan serikat buruh (SP/SB) se-Tangerang Raya menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Program Anggota Keluarga Tambahan (AKT) dengan tambahan iuran sebesar 1 persen.

Kegiatan sosialisasi yang diikuti perwakilan SP/SB se-Tangerang Raya tersebut digelar di Rumah Makan Sunda, Serpong, Kabupaten Tangerang, Selasa (26/5/2026). Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pekerja mengenai manfaat Program AKT yang dinilai sangat menguntungkan secara ekonomi bagi keluarga pekerja.

banner 336x280

Dalam pemaparannya, BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa melalui Program AKT, anggota keluarga tambahan pekerja dapat memperoleh perlindungan JKN dengan biaya yang jauh lebih ringan dibandingkan kepesertaan mandiri.

Sebagai gambaran, jika mendaftar sebagai peserta mandiri dengan manfaat setara kelas 1, iuran yang harus dibayarkan mencapai sekitar Rp150.000 per orang per bulan. Sementara melalui Program AKT, peserta cukup membayar tambahan iuran sebesar 1 persen dari upah yang menjadi dasar perhitungan, atau sekitar Rp50.000 per bulan.

Diah Kepala Bidang kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang  Tangerang mengatakan bahwa Program AKT merupakan salah satu upaya memperluas cakupan kepesertaan JKN sekaligus memberikan kemudahan bagi pekerja untuk melindungi anggota keluarganya.

“Program AKT 1 persen ini merupakan solusi yang sangat baik bagi para pekerja. Dengan iuran yang relatif lebih ringan, anggota keluarga tambahan dapat memperoleh perlindungan kesehatan yang sama melalui Program JKN. Kami berharap serikat pekerja dan serikat buruh dapat menjadi mitra strategis dalam menyosialisasikan program ini kepada seluruh anggotanya,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator BPJS Watch Tangerang Raya, H. Gandi, mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan yang melibatkan organisasi serikat pekerja dan serikat buruh dalam memperluas informasi mengenai Program JKN dan AKT.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu pekerja dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarganya tanpa harus terbebani iuran yang besar.

“BPJS Watch mendukung penuh program ini. Secara ekonomi sangat menguntungkan bagi pekerja. Jika mendaftar mandiri, biaya yang harus dibayarkan bisa mencapai Rp150 ribu per orang per bulan. Namun melalui Program AKT, pekerja hanya membayar tambahan sekitar Rp50 ribu atau setara 1 persen dari UMK. Ini tentu menjadi kesempatan yang sangat baik agar seluruh anggota keluarga pekerja bisa mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” tegas H. Gandi.

Ia juga mengajak seluruh pengurus serikat pekerja dan serikat buruh di Tangerang Raya untuk aktif menyampaikan informasi tersebut kepada anggotanya agar semakin banyak keluarga pekerja yang terlindungi oleh Program JKN.

Nurcholis dari KSPI Jumhur, salah seorang peserta sosialisasi mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai manfaat Program AKT 1 persen. Menurutnya, program tersebut sangat membantu pekerja karena memberikan perlindungan kesehatan bagi keluarga dengan biaya yang terjangkau.

“Setelah mengikuti sosialisasi ini, kami jadi lebih memahami manfaat Program AKT. Ternyata iurannya jauh lebih ringan dibandingkan kepesertaan mandiri. Informasi ini tentu akan kami sampaikan kepada rekan-rekan pekerja di perusahaan agar mereka juga bisa memanfaatkan program yang sangat bermanfaat ini,” katanya.

Dirinya juga berharapl kepada BPJS Kesehatan supaya terus meningkatkan kualitas pelayanannya, baik dari sisi kemudahan administrasi, akses layanan, maupun kecepatan pelayanan di fasilitas kesehatan. Dengan demikian, para peserta tidak hanya mendapatkan perlindungan kesehatan, tetapi juga benar-benar merasakan manfaat dan pelayanan yang semakin baik dari Program JKN.

Melalui sinergi antara BPJS Kesehatan, BPJS Watch, serta serikat pekerja dan serikat buruh, diharapkan Program JKN dan AKT 1 persen semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh para pekerja, sehingga perlindungan kesehatan bagi keluarga pekerja di Tangerang Raya dapat terus meningkat secara optimal.

***(Red)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.