Mahasiswa Banten Protes: Kebijakan “Sekolah Gratis” Dinilai Semu, Siswa Justru Terbebani

oleh -1335 Dilihat
oleh
banner 468x60

KOTA SERANG, Cybernewsnasional.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Banten Bersatu dan BEM PTNU Banten menggelar aksi unjuk rasa di Kota Serang, Senin (4/4/2026). Aksi tersebut menyoroti berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pendidikan, termasuk implementasi kebijakan “sekolah gratis” di Provinsi Banten.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan bahwa sejumlah persoalan pendidikan dinilai masih perlu mendapat perhatian serius, mulai dari akses pendidikan hingga kualitas layanan di lapangan.

banner 336x280

Koordinator Umum Aliansi BEM Banten Bersatu, M. Abdurrahman, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan berbagai tantangan, seperti angka putus sekolah yang masih cukup tinggi di beberapa wilayah.

“Data yang kami himpun menunjukkan masih adanya anak yang tidak bersekolah di sejumlah daerah. Hal ini menjadi perhatian bersama agar ke depan dapat diminimalisir,” ujarnya.

Mahasiswa mencatat, beberapa wilayah seperti Kabupaten Pandeglang, Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kota Serang masih menghadapi tantangan dalam pemerataan akses pendidikan.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti implementasi kebijakan “sekolah gratis” di sekolah swasta yang dinilai belum sepenuhnya berjalan optimal. Mereka menyebut masih terdapat kendala teknis di lapangan, termasuk distribusi siswa dan kapasitas sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Wilayah BEM PTNU Banten, Ilham Rizafi, menambahkan bahwa aspek fasilitas pendidikan juga menjadi perhatian.

“Masih ada sekolah yang dinilai belum memiliki fasilitas memadai. Kami berharap hal ini dapat menjadi fokus perbaikan ke depan,” katanya.

Mahasiswa juga menyinggung adanya laporan terkait persoalan administrasi pendidikan, termasuk ijazah yang belum diterima oleh sebagian alumni, serta isu perlindungan peserta didik dari perundungan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah daerah, antara lain evaluasi kebijakan pendidikan, peningkatan pengawasan, pemerataan sarana dan prasarana, serta penguatan perlindungan anak di lingkungan sekolah.

Aksi berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Banten terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa.

Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal perkembangan kebijakan pendidikan dan berharap adanya dialog konstruktif antara pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pendidikan di Banten.

***(AR/Tim)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.