Dari Edukasi ke Advokasi: SPITS FSPI PT ITS Tangerang Perkuat Pemahaman BPJS Kesehatan

oleh -683 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Komitmen memperkuat pemahaman jaminan sosial di kalangan pekerja kembali ditegaskan Serikat Pekerja Indonesia Toray Sintetik (SPITS) Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI) PT. ITS Kota Tangerang melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta sosialisasi BPJS Kesehatan, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendidikan SPITS FSPI PT. ITS ini diikuti para pengurus serikat pekerja dan menjadi langkah konkret dalam memperdalam pemahaman terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya terkait hak, kewajiban, serta tantangan implementasi di lapangan.

banner 336x280
H. Sugandi Koordinator BPJS Watch Tangerang raya saat memaparkan materi diklat.

Diklat ini terselenggara dengan dukungan penuh dari manajemen perusahaan, mencerminkan sinergi positif antara perusahaan dan serikat pekerja dalam memastikan perlindungan kesehatan bagi pekerja berjalan optimal dan berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber, Koordinator BPJS Watch Tangerang Raya, H. Sugandi, bersama perwakilan BPJS Kesehatan, Restu. Keduanya memberikan pemaparan komprehensif sekaligus membuka ruang diskusi kritis terkait berbagai persoalan yang masih dihadapi peserta JKN.

Dalam paparannya, H. Sugandi menegaskan bahwa persoalan akses layanan kesehatan masih kerap terjadi, mulai dari kendala administratif hingga minimnya pemahaman pekerja terhadap haknya sendiri.

“Serikat pekerja tidak boleh sekadar jadi penonton. Harus hadir sebagai solusi, mampu membaca regulasi sekaligus mengadvokasi anggota ketika hak layanan kesehatannya tidak terpenuhi,” tegasnya lugas.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengurus serikat agar mampu menjadi garda terdepan dalam pendampingan kasus-kasus pelayanan kesehatan yang seringkali merugikan pekerja.

Restu sebagia narasumber dari BPJS Kesehatan Cikokol Kota Tangerang.

Sementara itu, Restu dari BPJS Kesehatan memaparkan regulasi, program serta mekanisme pelayanan yang berlaku. Ia menyoroti pentingnya kepatuhan administrasi kepesertaan sebagai kunci utama agar pekerja tidak mengalami hambatan saat mengakses layanan kesehatan.

“Banyak kendala terjadi bukan karena sistem, tetapi karena data dan administrasi yang tidak tertib. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” jelasnya.

Pimpinan perusahaan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif SPITS FSPI. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi investasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini. Pemahaman yang baik tentang jaminan kesehatan akan berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Ketua SPITS FSPI PT. ITS, Saeful Bari, menegaskan bahwa diklat ini merupakan bagian dari program strategis organisasi dalam memperkuat peran serikat pekerja di tingkat perusahaan.

“Ini bukan sekadar sosialisasi, tapi penguatan peran. Pengurus harus mampu mengedukasi sekaligus mengadvokasi. Karena bicara BPJS Kesehatan, itu bicara hak dasar pekerja yang tidak boleh diabaikan,” tegas Saeful.

Ia juga memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas organisasi serta perlindungan maksimal bagi anggota.

Melalui kegiatan ini, SPITS FSPI PT. ITS tidak hanya memperkuat literasi jaminan sosial, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam memastikan setiap pekerja mendapatkan hak layanan kesehatan secara layak, adil, dan tanpa diskriminasi.

***(UPS)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.