Konsolidasi Akbar KSPSI Banten: Ribuan Buruh Siap Turun Gunung di May Day 2026

oleh -927 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Provinsi Banten tancap gas. Melalui agenda “Konsolidasi Akbar” yang digelar di Aula Kantor DPD KSPSI Banten, Cikokol, Kota Tangerang, Senin (20/4/2026), ribuan buruh disiapkan untuk turun langsung menyuarakan tuntutan di hadapan Presiden.

Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Dedi Sudarajat, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kekuatan massa buruh Banten terorganisir dan siap bergerak menuju pusat aksi di Monumen Nasional (Monas).

banner 336x280

“Ini konsolidasi seluruh struktur, dari PD, PC hingga PUK se-Banten. Tujuannya jelas, memastikan kesiapan peserta yang akan berangkat ke Monas, karena peringatan May Day tahun ini akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dedi.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 15.652 buruh dari berbagai daerah di Banten telah terkonfirmasi ikut serta. Jumlah ini dipastikan masih akan bertambah hingga batas akhir pendataan pada 24 April 2026.

“Ini baru angka sementara. Kami optimistis jumlahnya akan terus bertambah, karena antusiasme kawan-kawan buruh sangat tinggi,” tegasnya.

Secara nasional, peringatan May Day 2026 diproyeksikan akan melibatkan sekitar 200 ribu buruh dari 38 provinsi dan 350 kabupaten/kota, dengan titik utama aksi di Gedung DPR RI, Istora Senayan, dan Monas.

Tak sekadar seremoni, KSPSI menegaskan bahwa May Day adalah momentum perjuangan. Tahun ini, fokus utama adalah mengawal lahirnya regulasi ketenagakerjaan yang lebih adil dan berpihak pada semua pihak.

“Tema dari DPP KSPSI jelas, mengawal Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang adil bagi pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Ini bukan sekadar peringatan, tapi langkah nyata perjuangan,” tegas Dedi.

Ia juga menekankan bahwa seluruh struktur KSPSI di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat diarahkan untuk memusatkan aksi di Monas, sesuai instruksi Ketua Umum DPP KSPSI, Jumhur Hidayat.

Momentum May Day tahun ini dinilai sebagai kesempatan langka bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Presiden.

“Ini peluang besar. Tidak setiap saat kita bisa menyampaikan tuntutan langsung di depan Presiden. Maka manfaatkan momen ini sebaik mungkin, suarakan semua aspirasi buruh dengan kuat dan terorganisir,” pungkasnya.

***(Angga)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.