Musrenbang RKPD 2027: Disperkim Sukabumi Fokus pada Penanganan Rutilahu dan Infrastruktur Permukiman Berkelanjutan

oleh -3642 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Bale Pangripta, Bapperida, pada Selasa (31/3/2026). Dalam forum tersebut, Disperkim memaparkan peta jalan strategis untuk mendukung penguatan ekosistem pariwisata dan agroindustri melalui penyediaan infrastruktur permukiman yang layak.
Musrenbang ini menjadi ajang sinkronisasi usulan dari 47 kecamatan guna memastikan program pembangunan tahun 2027 berjalan tepat sasaran. Disperkim memposisikan diri sebagai penyokong utama kualitas hidup masyarakat melalui penataan kawasan yang lebih teratur dan sehat.
Prioritas Program Sakinah dan Rutilahu
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah komitmen melanjutkan percepatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Melalui Program Sakinah, Disperkim menargetkan pengurangan jumlah hunian tidak layak di berbagai pelosok desa agar selaras dengan kesejahteraan yang merata.
“Fokus kami di tahun 2027 tetap pada pemenuhan kebutuhan dasar hunian bagi masyarakat. Melalui Program Sakinah, kami ingin memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman, yang menjadi fondasi utama bagi peningkatan kualitas ekonomi keluarga,” ujar Sendi Apriadi dalam sela-sela pemaparan forum.
Penanganan Kawasan Kumuh dan Sanitasi
Selain perumahan, Disperkim juga memprioritaskan penanganan kawasan kumuh secara terpadu. Hal ini mencakup perbaikan drainase lingkungan, penyediaan akses air minum, serta pembangunan sistem sanitasi yang memadai. Penataan ini dinilai krusial, terutama bagi wilayah yang bersinggungan langsung dengan jalur pariwisata unggulan daerah.
Kadisperkim menekankan bahwa infrastruktur permukiman yang tertata akan memberikan citra positif bagi sektor pariwisata. Wisatawan tidak hanya melihat objek wisata, tetapi juga kenyamanan lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, sinergi antar dinas sangat diperlukan untuk menghindari tumpang tindih program.
Menghilangkan Ego Sektoral
Dalam pernyataan penutupnya, Sendi Apriadi mengingatkan seluruh jajarannya dan perangkat daerah lain untuk mengedepankan kolaborasi. Ia menilai keberhasilan RKPD 2027 sangat bergantung pada kemampuan tiap dinas untuk bekerja sama dalam satu visi besar Bupati Sukabumi.
“Kita harus menghilangkan ego sektoral dalam membangun daerah. Musrenbang ini adalah momentum untuk menyatukan langkah. Dengan sinergi yang kuat antara Disperkim, Dinas Pariwisata, dan dinas lainnya, kita dapat mewujudkan infrastruktur pendukung agroindustri dan pariwisata yang benar-benar solid dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.