SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – Program pemberdayaan masyarakat berbasis distribusi biomassa di PLTU Jawa Barat II Palabuhanratu mulai membuahkan hasil nyata bagi warga sekitar.
Melalui Forum Warga Patuguran (Forwapar), dana bantuan sebesar Rp24 juta disalurkan untuk santunan anak yatim, jompo, hingga program keagamaan, Senin malam (16/3/2026).
Bantuan ini merupakan buah kemitraan bina lingkungan antara masyarakat dengan pihak Indonesia Power dalam pengelolaan serbuk kayu (sawdust).
Penyaluran tahap pertama menyasar empat wilayah di Kelurahan Palabuhanratu, yakni RW 20, RW 21, RW 32, dan RW 33 dengan alokasi masing-masing Rp6 juta.
Ketua Forwapar, Wahyu, menyebut program ini sebagai bukti nyata keterlibatan langsung masyarakat dalam operasional PLTU yang berdampak ekonomi.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada pihak PLTU. Sekarang masyarakat di empat RW sudah dilibatkan dalam program pemberdayaan ini,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, sebagian dana dari aktivitas distribusi biomassa tersebut sengaja disisihkan khusus untuk kegiatan sosial di lingkungan warga.
Pemanfaatannya pun beragam, mulai dari tunjangan imam masjid di RW 21 hingga santunan anak yatim dan jompo yang menjadi fokus di RW 20.
“Ada juga program tabungan kematian warga serta dukungan operasional untuk Posyandu, PAUD, hingga guru ngaji di lingkungan kami,” tambahnya.
Penanggung jawab kegiatan, Riky Agus Ramdan, mengungkapkan bahwa total bantuan sosial ini berpotensi mencapai Rp48 juta setiap bulannya.
“Selama program biomassa ini berjalan, kami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan sosial secara berkelanjutan kepada masyarakat,” tegas Riky.
Kehadiran program ini menjadi harapan baru bahwa keberadaan industri mampu menghadirkan manfaat sosial yang nyata dan memperkuat hubungan dengan warga.
(AZ)













