Bukber dan Santunan Anak Yatim BPJS Watch Tangerang Raya Berlangsung Hikmat, H. Gandi Soroti Peserta PBI Nonaktif

oleh -329 Dilihat
oleh
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com & Kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan santunan anak yatim yang digelar oleh BPJS Watch Tangerang Raya berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan meski dilaksanakan secara sederhana. Acara tersebut digelar di Rumah Makan Remaja Kuring, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan tahunan ini dihadiri para relawan, mitra kerja, serta sejumlah perwakilan dari BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan (faskes) yang selama ini bekerja sama dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat terkait program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

banner 336x280

Koordinator BPJS Watch Tangerang Raya, Sugandi yang akrab disapa H. Gandi, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi.

“Alhamdulillah kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini kembali dapat terlaksana. Walaupun sederhana, namun berjalan penuh hikmah dan kebersamaan,” ujar H. Gandi.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, termasuk mitra kerja dari fasilitas kesehatan maupun pihak BPJS yang selama ini menjalin sinergi dengan BPJS Watch dalam membantu masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra kerja, baik dari faskes maupun BPJS, yang selalu memberikan dukungan sehingga kegiatan sosial seperti ini dapat terus terlaksana setiap tahun,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Gandi juga menyinggung persoalan yang saat ini banyak dikeluhkan masyarakat, yakni banyaknya peserta BPJS kategori PBI JKN yang berstatus nonaktif.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

“Belakangan ini kami menerima banyak laporan dari masyarakat terkait status kepesertaan BPJS PBI yang tiba-tiba nonaktif. Ini tentu menjadi perhatian bersama agar masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan,” kata H. Gandi.

Ia juga berharap peserta BPJS Kesehatan dari kategori PBI yang dinonaktifkan dapat secara otomatis dialihkan atau dimasukkan ke dalam program Universal Health Coverage (UHC) di tingkat kabupaten/kota, sehingga masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

Sementara itu, salah satu perwakilan keluarga anak yatim yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BPJS Watch Tangerang Raya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat berarti bagi anak-anak yatim karena tidak hanya menerima santunan, tetapi juga merasakan kebersamaan dan kepedulian dari berbagai pihak di bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BPJS Watch Tangerang Raya serta semua pihak yang telah peduli kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini sangat membantu dan membuat anak-anak merasa diperhatikan,” ujarnya.

Acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut ditutup dengan doa bersama serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, sehingga menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.

***(Ups)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.