Konten @sekitaran_jakut Diduga Hoaks, ASN Pemprov Jakarta Ternyata Sedang Dalam Pengobatan

oleh -309 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewnasional.com-Sebuah video yang memperlihatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jakarta menjadi viral di media sosial setelah terlihat memasuki rumah warga di Jalan Lodan Raya RT 06/RW 08, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Rabu (11/3/2026).

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @sekitaran_jakut. Dalam rekaman itu tampak seorang pria yang masih mengenakan seragam dinas putih sedang diinterogasi oleh sejumlah warga. Pria tersebut terlihat berbicara tidak jelas hingga kemudian tertidur di rumah warga.

banner 336x280

Narasi dalam video sempat memunculkan dugaan bahwa ASN tersebut berada di bawah pengaruh obat-obatan keras.

Namun, klarifikasi dari Pemerintah Provinsi Jakarta menyebutkan bahwa dugaan tersebut tidak benar.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengonfirmasi bahwa pria dalam video tersebut merupakan pegawai Pemprov Jakarta yang bertugas di Unit Pengelola (UP) Museum Bahari.

Menurut Chico, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, ASN tersebut diketahui sedang mengalami depresi dan tengah menjalani pengobatan.

“Yang bersangkutan memang mengonsumsi obat untuk mengontrol kondisi kesehatannya. Saat kejadian diduga sedang kehabisan obat yang biasa diminum,” kata Chico, Kamis (12/3/2026).

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan karena yang bersangkutan dalam kondisi mabuk maupun mengonsumsi obat terlarang.

“Bukan mabuk dan bukan minum obat terlarang. Saat itu yang bersangkutan sedang dalam kondisi stres,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Dyah Perwita, mengatakan ASN tersebut saat ini sedang dalam perawatan dan akan menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Hari ini akan dilakukan tes kesehatan kepada Bapak Nanang. Hasilnya nanti akan disampaikan oleh Kepala UP Museum Bahari,” kata Dyah.

Menanggapi viralnya video tersebut, Pengamat Media dari Homeless Media, Jhon Vinarko, mengingatkan agar pengelola akun media sosial lebih berhati-hati dalam mempublikasikan konten yang menyangkut seseorang.

Menurutnya, unggahan yang tidak melalui proses verifikasi berpotensi melanggar aturan, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Pengelola akun harus lebih hati-hati. Jangan hanya mengejar trafik lalu asal unggah tanpa verifikasi yang jelas, apalagi banyak akun yang tidak berbadan hukum seperti media konvensional,” ujar Jhon.

Ia menambahkan, publikasi informasi yang tidak akurat berpotensi merugikan pihak lain serta dapat membuka kemungkinan konsekuensi hukum bagi pihak yang menyebarkannya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.