SUKABUMI, Cybernewsnasional.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota dan Kabupaten Sukabumi. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendorong percepatan program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di wilayah Sukabumi.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum untuk menyamakan visi dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alvian, menyampaikan bahwa peran media sangat krusial sebagai jembatan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci untuk meningkatkan literasi mengenai hak-hak dasar tenaga kerja.
“Kami percaya kolaborasi dengan PWI memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai hak dasar tenaga kerja. Risiko seperti kecelakaan kerja atau meninggal dunia bisa terjadi kapan saja, dan negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan,” ujar Alvian dalam keterangannya.
Alvian juga menyoroti pentingnya adaptasi di era digital. Ia menilai penyebaran informasi melalui media digital jauh lebih efektif karena mampu menembus batas-batas formalitas dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas secara berkelanjutan.
Salah satu fokus utama dalam sinergi ini adalah menyasar para pekerja informal—seperti pedagang, petani, hingga driver ojek online—yang hingga kini masih banyak belum tersentuh jaminan sosial.
“Masih banyak pekerja informal di Kota maupun Kabupaten Sukabumi yang belum tersentuh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal perlindungan ini sangat krusial, terutama bagi mereka yang bekerja tanpa ikatan formal. Melalui pertemuan ini, kami berharap program UCJ dapat berjalan lebih maksimal sehingga seluruh pekerja memperoleh perlindungan yang memadai dan berkelanjutan,” tegas Alvian.
Dengan dukungan publikasi yang masif dari media, BPJS Ketenagakerjaan optimis kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri secara mandiri akan meningkat, demi menjamin kesejahteraan keluarga di masa depan.
(AZ)














