Puluhan Pompa Dikerahkan, DPUPR Kota Tangerang Fokus Tangani Sisa Banjir di Periuk

oleh -396 Dilihat
oleh
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang terus melakukan penanganan intensif terhadap banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah. Saat ini sebagian besar kawasan telah berangsur surut, sementara penanganan difokuskan di Kecamatan Periuk yang masih tergenang, Selasa (10/3/2026).

Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menyampaikan bahwa banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi dengan durasi cukup lama. Kondisi tersebut membuat badan air penerima, seperti Kali Cirarab, tidak mampu menampung debit air yang masuk.

banner 336x280

“Alhamdulillah untuk wilayah timur sejak kemarin sudah surut. Semua pompa dan sistem operasional kita jalankan. Saat ini penanganan difokuskan di kawasan Periuk, yang lainnya sudah surut dan masuk tahap pemulihan,” ujar Taufik.

Ia menjelaskan, saat puncak banjir sebelumnya ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai sekitar empat meter dan sempat masuk hingga lantai dua rumah warga. Namun saat ini kondisi genangan sudah berangsur menurun hingga berada di bawah tanggul dengan ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Dalam proses penanganan, DPUPR mengerahkan puluhan pompa air di berbagai titik untuk mempercepat proses penyedotan genangan.

Di kawasan Total Periuk, misalnya, terdapat sekitar 20 pompa yang dioperasikan. Sementara di Perumahan Garden City disiagakan sekitar delapan pompa, serta enam pompa lainnya ditempatkan di kawasan Situ Bulakan.

“Semua pompa ini kita kerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan wilayah yang masih tergenang,” jelasnya.

Taufik juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sebagian pompa sempat tidak dapat dioperasikan karena ikut terendam banjir. Namun saat ini perbaikan telah dilakukan dan sebagian besar pompa sudah kembali berfungsi normal.

DPUPR memperkirakan genangan di beberapa kawasan akan surut secara bertahap. Wilayah Total Persada diperkirakan menjadi yang lebih cepat surut, disusul kawasan Garden City. Sementara Periuk Damai biasanya menjadi wilayah terakhir yang surut karena kondisi topografinya yang lebih rendah dibandingkan kawasan sekitarnya.

***(Red)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.