Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Wilayah, Wali Kota Sachrudin Turun Langsung Pastikan Penanganan Cepat

oleh -736 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu malam (07/03/2026) menyebabkan sejumlah kawasan terdampak banjir. Beberapa wilayah yang mengalami genangan di antaranya Kecamatan Periuk, Karangtengah, dan Pinang.

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, turun langsung meninjau lokasi banjir di sejumlah titik permukiman warga yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah kawasan Ciledug Indah, Kecamatan Karangtengah, Minggu (08/03/2026).

banner 336x280

Dalam peninjauan tersebut, Sachrudin memastikan bahwa langkah penanganan darurat telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang guna membantu warga yang terdampak.

“Sejumlah wilayah yang terdampak sudah dilakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Posko darurat dan posko kesehatan juga sudah disiagakan, sementara pompa-pompa air terus dimaksimalkan agar genangan di permukiman warga bisa segera surut,” ujar Sachrudin.

Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait terus melakukan penanganan cepat di lapangan. Mulai dari proses evakuasi warga, pendirian posko banjir, pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak, hingga pemantauan kondisi debit air di berbagai titik rawan.

“Kami pastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sachrudin menegaskan bahwa Pemkot Tangerang juga tengah mempercepat langkah penanganan jangka panjang untuk meminimalisir potensi banjir di masa mendatang. Salah satunya melalui rencana pembangunan sejumlah tandon air dengan memanfaatkan lahan milik Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Langkah tersebut dinilai penting, mengingat beberapa wilayah terdampak banjir akibat limpasan air dari kawasan jalan tol yang mengalir ke permukiman warga.

“Koordinasi dengan Kementerian PU sangat krusial agar aliran air dari jalan tol tidak lagi membebani wilayah permukiman warga, khususnya di kawasan Gempol. Secara internal, pembangunan tandon baru tahun ini juga terus kita akselerasi sebagai bagian dari solusi permanen penanganan banjir,” jelasnya.

Di akhir peninjauannya, Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat yang bertugas di lapangan.

“Tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan petugas jika terjadi kondisi darurat, karena keselamatan warga adalah yang paling utama,” pesannya.

***(Red)***

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.