Jelang Ramadhan 1447 H, Kecamatan Periuk dan Polsek Jatiuwung Gelar Operasi Gabungan Cipta Kondisi di Situ Bulakan

oleh -230 Dilihat
oleh
banner 468x60

TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026, Pemerintah Kecamatan Periuk bersama Polsek Jatiuwung menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) gabungan guna menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (14/2/2026) tersebut melibatkan jajaran Trantib Kecamatan dan Kelurahan Periuk. Operasi dipimpin langsung oleh Wakapolsek Jatiuwung AKP Suyoto, SH, didampingi Camat Periuk Andhika Nugraha Krisyna Murti,SSTP.,M.Si, Sekretaris Kecamatan Bahrul Ulum, S.Ag., M.Si, Lurah Periuk Anang Sunardi, SE, serta Kasi Trantib Kecamatan Periuk Iman Supratman, S.Sos, beserta anggota.

banner 336x280

Operasi gabungan difokuskan di kawasan Danau Situ Bulakan yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Jatiuwung. Kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 dan 8 terkait pelarangan peredaran minuman beralkohol dan praktik prostitusi.

Camat Periuk Andika Nugraha menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya menjelang dan selama Ramadhan.

“Kami ingin masyarakat Kecamatan Periuk dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan khusyuk, tanpa gangguan aktivitas yang meresahkan atau merugikan lingkungan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan masih menemukan sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran minuman keras dan aktivitas hiburan malam. Dari hasil penertiban, petugas menyita 10 botol minuman jenis anggur merah, 1 botol anggur putih, 2 plastik dan 2 botol minuman jenis ciu. Selain itu, tiga orang yang diduga sebagai penjual minuman keras serta sejumlah wanita yang diduga pekerja hiburan malam turut diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Camat Periuk menegaskan, kegiatan cipta kondisi akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketentraman wilayah.

“Kami ingin umat Muslim beribadah dengan khusyuk tanpa terganggu peredaran miras maupun penyakit masyarakat lainnya. Operasi ini bukan semata penindakan, tetapi juga bentuk edukasi dan peringatan agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan,” tegasnya.

Melalui momentum Ramadhan 1447 H ini, Pemerintah Kecamatan Periuk juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta menjaga suasana yang harmonis di lingkungan masing-masing.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan Kecamatan Periuk dapat menjadi wilayah yang semakin aman, tertib, dan religius selama bulan suci Ramadhan dan seterusnya. (ADV)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.