Program TJSL, IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Kopi Unggulan Sumsel

oleh -41 Dilihat
banner 468x60

Pagar Alam, Cybernewsnasional.com – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui pembangunan gapura Kampung Kopi Salipayak Jokoh, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel).

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sekaligus dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam peningkatan ekspor kopi daerah.

banner 336x280

“IPC Terminal Petikemas tidak hanya berfokus pada konektivitas logistik nasional, tetapi juga berkomitmen menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Melalui pembangunan gapura Kampung Kawe Salipayak Jokoh, kami berharap dapat memperkuat identitas Kopi Pagar Alam sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sejalan dengan upaya peningkatan ekspor kopi Sumatera Selatan,” ujar Pramestie Wulandary selaku Corporate Secretary IPC TPK, kepada awak media, pada Kamis (12/2/2026).

Kota Pagar Alam dikenal sebagai salah satu sentra Kopi Robusta unggulan Sumatera Selatan yang tumbuh di ketinggian 1.000–1.600 mdpl di kaki Gunung Dempo.

Selain menjadi mata pencaharian utama masyarakat, kopi Pagar Alam juga berkembang sebagai daya tarik wisata edukasi dan kuliner, seiring tumbuhnya desa wisata kopi dan kedai kopi lokal. Dengan demikian, kopi Pagar Alam memiliki potensi daya saing untuk dipasarkan ke mancanegara.

Jangsah selaku Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya di Kampung Kawe Salipayak Jokoh, Kota Pagar Alam menyambut baik inisiatif IPC TPK pada peresmian Gapura.

“Terima kasih kepada IPC TPK yang telah memberikan bantuan dengan pembangunan gapura di desa kami. Kami harap ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan Kampung Kawe sebagai sentra wisata dan edukasi kopi di Sumatera Selatan,” tuturnya.

Pembangunan gapura Kampung Kopi Salipayak Jokoh dirancang sebagai simbol branding kawasan sekaligus pintu masuk desa penghasil kopi. Kehadiran gapura ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas wilayah, mendorong kunjungan wisata, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian dan pariwisata berbasis kopi.

Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah awal menjadikan Desa Salipayak Jokoh sebagai kebun percontohan sekaligus kampung pariwisata kopi di Kota Pagar Alam, serta memperkuat posisi Kopi Pagar Alam sebagai komoditas ekspor asli Sumatera Selatan.

“Ke depan, IPC TPK optimis atas sinergi antara perusahaan dengan kelompok tani, pemerintah daerah, dan masyarakat akan mendorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh berkembang menjadi destinasi kopi unggulan yang berdaya saing tinggi, menghadirkan nilai tambah ekonomi lokal, sekaligus memperluas promosi kopi Sumatera Selatan hingga ke tingkat nasional dan internasional,” tutup Pramestie.

Dalam peresmian gapura tersebut, turut dihadiri oleh sejumlah pemerintah daerah dan instansi terkait di antaranya Wakil Walikota Pagar Alam Hj Bertha, Anggota DPRD Komisi III Kota Pagar Alam Dedi Stanza, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Pagar Alam Fherla Yudhi Aguslan, Camat Dempo Tengah Buraqqo Bangun, Lurah Jokoh Suidi, Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Pagar Alam, Perwakilan Dinas Pertanian Kota Pagar Alam serta PT Agri Ekspor Indonesia. (KN)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.