Guru Yang Tak Dirindukan, Kisah Perjalanan Hidup Pendidik Penuh Inspirasi

oleh -103 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Menjelang masa purna tugas, guru SMKN 56 Jakarta, Dr. Asari, S.Pd., M.Si., meluncurkan buku autobiografi berjudul Guru yang Tak Dirindukan: Sebuah Autobiografi Pendidik. Buku ini menjadi refleksi perjalanan panjang seorang pendidik dalam menapaki karier dan pengabdian di dunia pendidikan. Kegiatan peluncuran berlangsung di Ruang Multimedia SMKN 56 Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Buku tersebut mengisahkan perjalanan hidup penulis sejak meraih cita-cita menjadi guru, menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan, hingga dinamika kepemimpinan saat menjabat sebagai kepala sekolah. Tidak hanya memuat keberhasilan, Dr. Asari juga mengungkap berbagai lika-liku perjuangan, konflik, serta pengalaman yang membentuk karakter kepemimpinan dan semangat pengabdiannya.

banner 336x280

Dalam pengantarnya, Dr. Asari berharap buku ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dan para pendidik.

“Buku ini diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak didik dan generasi muda bahwa dengan niat, usaha keras, serta doa orang tua, cita-cita dapat diraih dengan sabar dan ikhlas,” tulisnya.

Buku ini terbagi dalam empat bagian utama, meliputi perjalanan meraih cita-cita menjadi guru, dinamika kehidupan sebagai pendidik, tantangan kepemimpinan sebagai kepala sekolah, hingga refleksi pengabdian dan kontribusi dalam kehidupan.

Dalam bagian prakata, penulis juga menekankan pentingnya menjalani setiap proses kehidupan dengan kesungguhan.

“Perjalanan hidup manusia adalah misteri. Tugas kita adalah menjalani setiap proses dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Melalui kisah nyata dan refleksi mendalam, buku ini diharapkan dapat memberikan motivasi serta menjadi bahan pembelajaran bagi para pendidik, mahasiswa, maupun masyarakat umum tentang makna pengabdian di dunia pendidikan.

Peluncuran buku ini dihadiri sejumlah pejabat dan praktisi pendidikan, di antaranya Kasudin Pendidikan Jakarta Barat II Diding Wahyudin, Kepala P4 Jakarta Barat Riza Manfaluthi, Kasi SMK Sudin Jakarta Utara I Rachiman, serta sejumlah panelis seperti Anas Rosich, Valentina Purnama Dewi, dan Sulistiyani.

Turut hadir para kepala sekolah, pengawas, guru, tenaga kependidikan, perwakilan penerbit, mitra pendidikan, serta wartawan. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala SMKN 56 Jakarta Ngadina beserta jajaran guru dan tenaga pendidik.

Kehadiran berbagai unsur pendidikan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Dr. Asari dalam dunia pendidikan, sekaligus harapan agar semangat yang tertuang dalam buku Guru yang Tak Dirindukan dapat menginspirasi lebih banyak pendidik di Indonesia.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.