Dinas Perikanan Sukabumi Genjot Program SeHAT dan Kartu Kusuka demi Sejahtera Nelayan

oleh -1576 Dilihat
oleh
banner 468x60
SUKABUMI, Cybernewsnasional.com Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perikanan resmi menggulirkan kembali program Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT) khusus bagi para nelayan pada Rabu, (05/02/2026).
Langkah ini diambil sebagai komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan aset bagi masyarakat pesisir di wilayah Sukabumi.
Program SeHAT ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi yang dirancang untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah yang dimiliki oleh keluarga nelayan. Dengan adanya legalitas yang jelas, aset tersebut tidak lagi sekadar lahan tinggal, namun memiliki nilai ekonomis yang lebih kuat dan terjamin secara hukum.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Sri Padmoko menyatakan bahwa legalitas aset adalah pondasi utama dalam penguatan ekonomi masyarakat kecil. Tanpa adanya sertifikat resmi, nelayan seringkali kesulitan saat berhadapan dengan urusan administratif maupun pengembangan usaha yang memerlukan jaminan hukum.
“Kami ingin memastikan bahwa para nelayan memiliki landasan ekonomi yang kokoh. Sertifikat tanah melalui program SeHAT ini adalah instrumen penting agar mereka memiliki kepercayaan diri dalam mengelola aset keluarga secara produktif,” ujar perwakilan Dinas Perikanan dalam keterangannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sertifikat yang diterbitkan dapat digunakan oleh nelayan sebagai akses permodalan ke lembaga keuangan resmi. Hal ini diharapkan dapat memutus mata rantai ketergantungan nelayan pada pinjaman tidak resmi yang seringkali justru memberatkan beban finansial mereka.
Selain fokus pada legalitas tanah, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi juga tengah melakukan percepatan distribusi Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan atau yang dikenal sebagai Kartu Kusuka. Kartu ini menjadi identitas tunggal bagi seluruh pelaku usaha perikanan di wilayah Sukabumi.
“Kartu Kusuka bukan sekadar identitas, melainkan kunci masuk bagi para nelayan untuk mengakses berbagai bantuan pemerintah. Dengan kartu ini, proses identifikasi menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.
Distribusi Kartu Kusuka terus digenjot hingga ke pelosok pesisir guna memastikan tidak ada pelaku usaha perikanan yang terlewatkan. Data yang terintegrasi melalui kartu ini memudahkan pemerintah dalam memetakan kebutuhan alat tangkap, bantuan pakan, hingga program pemberdayaan lainnya.
Integrasi antara program SeHAT dan Kartu Kusuka ini dipandang sebagai solusi komprehensif untuk meningkatkan taraf hidup nelayan. Melalui kepastian aset tanah dan kemudahan akses bantuan teknis, nelayan Sukabumi diharapkan mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri.
Upaya masif yang dilakukan Dinas Perikanan pada awal Februari 2026 ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Dengan sinergi program yang tepat, sektor perikanan Kabupaten Sukabumi optimis dapat menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
(AZ)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.