KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terhadap warga terdampak banjir terus berlanjut. Memasuki hari keenam pasca banjir yang terjadi pada Kamis (22/1/2026) lalu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang kembali menyalurkan bantuan lanjutan berupa alat kebersihan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Periuk, Rabu (28/1/2026).
Sebelumnya, Dinsos Kota Tangerang telah mendistribusikan bantuan logistik dalam jumlah besar ke seluruh wilayah terdampak banjir. Tercatat, bantuan yang telah disalurkan meliputi 20.565 nasi bungkus, 308 dus air mineral, 155 dus mi instan, 110 karung beras 5 kilogram, 46 paket family kit, 20 paket kids ware, 25 kasur lipat, serta 152 selimut.
Meski kondisi banjir telah surut, perhatian pemerintah daerah tidak berhenti. Kali ini, Dinsos Kota Tangerang menyalurkan 100 paket alat kebersihan yang berisi slipper karet, pel karet, ember, pembersih lantai, dan gayung. Bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung pembersihan rumah dan lingkungan warga agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal pasca bencana.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak banjir.
“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pembersihan rumah dan lingkungan pasca banjir,” ujar Acep Wahyudi.
Ia menegaskan, Dinsos Kota Tangerang berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat, masa pemulihan, hingga pasca bencana.
“Dinsos Kota Tangerang berupaya hadir di tengah bencana yang dihadapi masyarakat. Saat bencana datang, proses penanganan berlangsung, hingga pasca bencana selesai, Pemkot Tangerang berusaha hadir untuk meringankan beban masyarakat,” tambahnya.
Melalui bantuan yang disalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan, Pemkot Tangerang berharap proses pemulihan pasca banjir dapat berjalan lebih cepat, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana ke depan.
***(Red) ***













