Kadis PU dan Kadis Perkim Dampingi Bupati Sukabumi dalam Peresmian Jembatan Gantung Leuwi Leuming

oleh -2873 Dilihat
oleh
banner 468x60

 

SUKABUMI, Cybernewsnasional.com Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Uus Firdaus dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mendampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam acara peresmian Jembatan Gantung Leuwi Leuming, yang berlokasi di Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder, Senin (26/01/2026).

banner 336x280

Peresmian jembatan tersebut menjadi penanda kembalinya akses vital penghubung antara Desa Sukaluyu, Kecamatan Kalibunder dengan Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, yang sebelumnya terdampak kebencanaan.

Kepala Dinas PU Uus Firdaus menyampaikan, kehadiran jembatan tersebut sangat membantu aktivitas warga, terutama dalam memangkas jarak tempuh yang sebelumnya harus memutar beberapa kilometer.

“Harapan Pak Bupati sudah disampaikan, jembatan ini membantu masyarakat dalam beraktivitas. Yang tadinya harus berputar beberapa kilo, sekarang hanya beberapa menit. Mulai dari kegiatan ekonomi, sosial, pendidikan, hingga kesehatan pasti ada dampaknya,” jelasnya.

Uus juga berharap masyarakat merasa puas terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sembari meminta pengertian terkait keterbatasan anggaran daerah.

“Mudah-mudahan masyarakat merasa puas atas pelayanan publik oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Untuk infrastruktur jalan juga akan kita coba selesaikan secara bertahap. Kami mohon kesabaran karena anggaran kita memang terbatas,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut merupakan respon pemerintah daerah atas kebutuhan mendesak masyarakat.

“Ini kita bangun akibat adanya kebencanaan. Atas arahan pimpinan dan memang kebutuhan masyarakat, Alhamdulillah hari ini sudah terjawab. Jembatan ini dibangun di akhir tahun 2025 dan sekarang sudah diresmikan,” ujar Sendi kepada awak media.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat penting karena sebelumnya warga harus menempuh jarak memutar hingga 20 kilometer untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini menghubungkan dua desa. Tadi kita dengar langsung dari tokoh masyarakat, ketika melewati jalur ini harus memutar sangat jauh, sehingga silaturahmi, aktivitas ekonomi, dan kepentingan masyarakat menjadi terhambat,” jelasnya.

Dengan berfungsinya kembali Jembatan Gantung Leuwi Leuming, Sendi berharap dampak positif dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan harga kebutuhan menjadi lebih stabil, perjalanan masyarakat lebih mudah, silaturahmi semakin kuat, dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian wilayah,” tambahnya.

Sendi juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perkim telah membangun sekitar 20 jembatan, dan ke depan akan kembali memprioritaskan pembangunan infrastruktur serupa, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan.

“Ke depan, kita masih menunggu hasil konsolidasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Fokusnya tetap pada jembatan-jembatan yang terdampak bencana,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut dan menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah meresmikan Jembatan Gantung Leuwi Leuming di Kalibunder. Pesan saya, mari kita sama-sama memelihara jembatan ini supaya awet, kuat, dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Bupati.

Peresmian Jembatan Gantung Leuwi Leuming diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi mobilitas warga serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
(A Zazuli)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.