Hujan Ekstrim, Dua Perumahan di Periuk Kota Tangerang Tergenang Banjir

oleh -69 Dilihat
banner 468x60

KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.co – Akibat intensitas curah hujan tinggi, ratusan rumah di dua perumahan yakni Perumahan Alamanda Jalan Raya Regency Kelurahan Gebang Raya dan Garden City Kelurahan Periuk Kecamatan Periuk, Kota Tangerang- Banten, terendam banjir, Kamis 22 Januari 2026.

Ketinggian genangan air banjir 50 Centimeter hingga 90 Centimeter yang disebabkan curah hujan tinggi yang mengguyur Wilayah Kota Tangerang sejak dini hari kemarin hingga malam ini, serta air kiriman dari luapan Kali Ledug dan Kali Sabi di wilayah Kecamatan Periuk Kota Tangerang.

banner 336x280

Akibat banjir tersebut, ratusan kepala keluarga di dua perumahan teresebut harus rela menggungsi dan sebagian lagi memilih bertahan lantaran rumahnya berlantai dua.

Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, bahwa pihaknya bersama steakholder dan kewilayahan masih terus berjaga guna mangantisipasi meningkatnya ketinggian air akibat kiriman air melalui Kali Ledug di Perumahan Alamanda Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk.

“Malam ini ketinggian air masih terus naik ya, karena ada aliran iar dari wilayak kabupaten dan wulayah lainnya yang masih mengalir. Dan teman- teman semua masih tetap stanby disini untuk mengantisipasi hal- hal yang terus berkembang sehingga kalo ada apa- apa kita masih bisa memberikan perbantuan yang ada disini,” ungkapnya.

Menurutnya, luapan yang mengakibatkan tersebut akibat ekstrimenya curah hujan yang terus- menerus turun sehingga beberapa wilayah di Kota Tangerang tergenang banjir.

“Curah hujan yang ekstrim, kemungkinan sampai besok masih terus hujan, ini cukup berdampak di wilayah Kota Tangerang, Temen- temen dari saat ini yang masih cukup tinggi yaitu di wilayah Periuk, Cipondoh dan juga Puri Kartika, dan yang alinnya sudah mulai surut,” terang Mahdiar.

Sebagai langkah antisipatif, BPBD Kota Tangerang bersama dinas terkait terus melakukan langkah dan upaya bantuan, baik penanggulangan, evakuasi, maupun ketersediaan logistik pangan bagi warga terdampak.

“Temen- temen mulai dari BPBD, kewilayahan, relawan dan juga rekan- rekan dari kepolisian dan semua steakholder yang ada di kewilayahan sudah turuh. Ada dari PU juga sudah membantu, mulai dari kisdam di beberapa wilayah, juga BPBD dan relawan juga sudah bantu evakuasi, juga dari Dinkes juga sudah turun dilokasi pengungsian termasuk dinsos yang sudah bantu menurunkan logistik siap saji buat warga terdampak,” tegasnya.

Mahdiar juga menegaskan, selain sudah mengevakuasi puluhan warga, pihaknya juga terpaksa menutup ruas jalan yang tergenang cukup tinggi demi keamanan pengendara dan mengalihkan menggunakan jalur alternatif lain untuk dilewati.

“Sementara masih ditutup, untuk keamanan dan juga supaya tidak ada yang mogok dan lain sebagainya,” tendasnya.

Disisi lain mewakili warga, Ketua RW 15 Kelurahan Periuk, Akhyar mengatakan, debit air yang berada di Garden City berasal dari tenggul penahan tandon di berumahan tersebut jebol akibat tidak kuat menahan tingginya debit air akibat hujan.

“Yang tadinya aman ternyata ada kebocoran kurang lebih ada 10 titik, dan kami berharap setelah di kisdam segera dibuatkan Tanggul Buatan,” ujarnya.

Selain mengapresiasi bantuan dari aparatur dari dinas terkait. Ia juga berharap, Pemerintah Kota Tangerang dapat terus sinergi menanggulangi permasalahan warga dan membantu keluhan korban terdampak.

“Terimakasih buat Dinas PUPR yang menemani warga Grand City dari pagi sampai saat ini jam 23:00 wib baru selesai, dan level air yang tadinya besar bisa mengurangi. Kita diberikan akses dari lurah dan camat untuk warga mengunggsi di Kecamatan Periuk, saat ini warga yang terdampak 40 KK masih bertahan karena ada pompa yang membantu. Semoga lekas reda dan surut,” harapnya.

Selain warga Garden City, dua ruas Jalan Regency Perumahan Alamanda, Kecamatan Periuk yang menghungungkan antara Kota Tangerang dan akses ke Kabupaten Tangerang terpaksa ditutup. Pasalnya, selain kendaraan tidak dapat melintas akibat ketinggian air mencapai 90 Centimeter, jalan tersebut digunakan untik akses evakuasi warga lantaran debit air terus semakin meninggi.

Akibat dampak banjir yang tinggi di ruas Jalan Raya Regency sebagai akses penghubung antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang yang ditutup, pengendara harus rela dialihkan menggunakan Jalan M Toha Kota Tangerang yang mengakibatkan pemadatan kendaraan hingga macet sepanjang 5 Kilometer.(red/abi)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.