Forkopimko Jakut Tinjau Titik Genangan Akibat Hujan Deras, Pompa dan Petugas Dikerahkan

oleh -145 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara melakukan monitoring langsung ke sejumlah wilayah terdampak genangan setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta Utara sejak Minggu malam. Tingginya intensitas hujan menyebabkan genangan pada beberapa ruas jalan utama.

“Sejak malam tadi hujan turun cukup deras dan merata di seluruh wilayah Jakarta Utara. Hingga pukul 10.45 WIB, masih terdapat beberapa titik genangan,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, saat meninjau genangan di Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (18/1).

banner 336x280

Genangan dengan ketinggian cukup signifikan terpantau di Jalan Gunung Sahari Raya dan Jalan RE Martadinata, tepatnya di depan kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Di sejumlah titik, ketinggian air mencapai sekitar sepaha orang dewasa sehingga berdampak pada kelancaran arus kendaraan.

Dalam peninjauan tersebut, Hendra juga mengimbau warga agar tidak bermain di area genangan demi menjaga keselamatan, terutama bagi anak-anak.

“Kami masih melihat ada warga, termasuk anak-anak, yang bermain air. Kami minta segera meninggalkan lokasi banjir demi keamanan bersama,” tegasnya.

Untuk mempercepat penanganan genangan, Pemkot Administrasi Jakarta Utara berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), TNI, Polri serta pihak pengelola kawasan Ancol. Seluruh pompa air permanen dan mobile dikerahkan untuk mempercepat penyedotan air.

“Kami melakukan pemompaan secara maksimal. Seluruh pompa milik SDA dalam kondisi siaga. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Ancol yang memiliki pompa internal, termasuk pembukaan pintu air Marina agar aliran air sungai dapat langsung menuju laut,” jelasnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menambahkan, personel juga disiagakan di beberapa ruas jalan untuk membantu pengaturan arus lalu lintas. Pengendara yang hendak melintas diarahkan menggunakan jalur alternatif apabila ketinggian air sudah tidak memungkinkan untuk dilalui.

“Di beberapa titik, sepeda motor kami hentikan dan diarahkan untuk memutar balik. Tujuannya agar tidak memaksakan melintas dan menghindari kendaraan mogok yang bisa menimbulkan kemacetan lebih parah,” ujarnya.

Selain kawasan Pademangan, genangan juga sempat terjadi di wilayah Kelapa Gading, Pluit, dan Semper Barat. Namun sebagian besar titik genangan di wilayah tersebut mulai berangsur surut.

“Yang masih cukup dalam saat ini berada di kawasan Gunung Sahari dan beberapa ruas di Kelapa Gading. Kami terus lakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman,” tutupnya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.