JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat bersama Wakil Wali Kota Fredy Setiawan dan jajaran menyambangi rumah duka pasangan suami istri almarhum Hadi Warno (55) dan almarhumah Naning Juniarti (49) yang meninggal dunia akibat tersengat listrik pada Senin (12/1) lalu.
Kunjungan takziah dilakukan di rumah duka RT 04 RW 08 Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing pada Rabu (14/1). Dalam kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan duka cita mendalam sekaligus memberikan bantuan pendidikan untuk dua anak korban.
“Saya menyampaikan salam duka, salam simpati, dan salam empati dari kami serta dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Kami datang untuk bertakziah sekaligus memberikan bantuan biaya sekolah dan satu unit PC komputer,” ujar Hendra Hidayat di lokasi.
Selain bantuan pendidikan, Hendra juga menawarkan fasilitas perpindahan sekolah kepada anak kedua korban, Maulida (16), agar bisa melanjutkan pendidikan di sekolah negeri yang letaknya lebih dekat dengan rumah.
“Silakan dipikirkan, apabila bersedia akan kami fasilitasi untuk pindah ke sekolah negeri terdekat. Namun jika tidak berminat juga tidak apa-apa,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota memberikan penguatan mental dan motivasi agar anak-anak korban tetap tabah dan tidak kehilangan harapan.
“Kamu harus kuat dan tetap sabar. Apa yang terjadi kemarin jangan sampai mematahkan semangat kamu untuk meraih masa depan,” pesannya.
Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Semper Barat, Jaetun, menjelaskan bahwa musibah itu terjadi saat rumah korban tengah tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa.
“Saat pulang sekolah, anak kedua korban yang pertama kali menemukan kedua orang tuanya mengambang akibat tersengat listrik. Warga langsung membantu mengevakuasi dan membawa ke rumah sakit, tetapi nyawa keduanya tidak tertolong,” jelasnya.
Peristiwa ini menambah kewaspadaan warga atas bahaya aliran listrik saat banjir melanda permukiman. Pihak pemerintah kota menyampaikan akan terus berkoordinasi dengan PLN serta perangkat wilayah untuk mengantisipasi kejadian serupa.
“Antisipasi dan edukasi kepada warga menjadi penting, terutama saat kondisi banjir,” kata Hendra.
Warga mengapresiasi adanya perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarga korban, khususnya untuk keberlanjutan pendidikan kedua anaknya.












