Haul ke-85 M.H. Thamrin Satukan Tokoh dan Organisasi Betawi di TPU Karet Bivak

oleh -122 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA.Cybernewsnasional.com-Haul ke-85 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin digelar dengan khidmat di TPU Karet Bivak, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting karena mempertemukan berbagai tokoh, lembaga adat, perguruan silat, serta organisasi masyarakat Betawi dalam satu lokasi sebagai simbol persatuan dan penghormatan terhadap tokoh perjuangan bangsa.

banner 336x280

Acara haul dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, para tokoh adat serta jajaran organisasi Betawi. Turut hadir Baba Muy selaku pendiri Silat Betawi Condet Ngedeprok, Bamus Betawi, Laskar Adat Betawi, serta sejumlah ormas Betawi lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi, tahlil, doa bersama, dan tabur bunga di makam Mohammad Husni Thamrin. Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar almarhum dalam memperjuangkan hak-hak rakyat pribumi, khususnya masyarakat Betawi pada masa penjajahan.

Ketua MKB Fauzi Bowo dalam sambutannya menegaskan bahwa sosok Mohammad Husni Thamrin merupakan teladan perjuangan dan martabat orang Betawi yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Haul ini bukan sekadar mengenang, tetapi juga menguatkan komitmen kita untuk menjaga nilai perjuangan, persatuan, dan budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta,” ujar Fauzi Bowo.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kekompakan seluruh elemen Betawi yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mendukung pelestarian budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta.

“Mohammad Husni Thamrin adalah tokoh besar Jakarta. Semangat perjuangannya harus menjadi inspirasi dalam membangun Jakarta yang berkeadilan dan berbudaya,” ujar Pramono.

Kehadiran berbagai ormas dan perguruan silat Betawi dinilai sebagai penanda kuatnya rasa kebersamaan warga Betawi. Perbedaan organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam menghormati tokoh pejuang bangsa.

Acara haul ke-85 ini berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan sebelum ditutup dengan doa bersama. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus penguatan jati diri Betawi di Jakarta.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.