KOTA TANGERANG, Cybernewsnasional.com – Kepedulian terhadap korban bencana alam di Pulau Sumatera terus mengalir. Lintas Komunitas Kota Tangerang menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp124.816.978 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang, hasil penggalangan dana melalui konser amal yang melibatkan puluhan komunitas. Selasa (06/01/2025).
Ketua Pelaksana Lintas Komunitas Kota Tangerang, Saipul Basri, menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan wujud solidaritas komunitas Kota Tangerang terhadap saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah bencana alam di Sumatera.
“Hari ini kita menyetorkan dari kegiatan kita yang sebelumnya yaitu konser kemanusiaan yang dilakukan oleh teman-teman Lintas Komunitas Kota Tangerang dalam membantu bencana alam saudara-saudara kita yang ada di Pulau Sumatera. Dan kita serahkan ke BAZNAS hari ini, mudah-mudahan apa yang kita lakukan dari teman-teman Lintas Komunitas Kota Tangerang bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang memang hari ini terkena bencana di wilayah Sumatera.” ujar Saipul.
Saipul menjelaskan, dana tersebut dihimpun saat konser kemanusiaan yang digelar di Alun-alun Kota Tangerang pada 27 Desember 2025 dengan berbagai metode penggalangan, baik secara digital maupun langsung di lokasi acara. Dari mengamen pra acara lelang lukisan hingga motor klasik.
“Donasi ini dari konser amal kita yang sebelumnya kita lakukan. Memang ada beberapa teknis yang kita lakukan, kita dengan menyebarkan QRIS dan juga bisa berdonasi langsung pada saat acara. Itu yang akhirnya terkumpul dari keseluruhan yang ada, ya hari ini kita setorkan ke BAZNAS,” jelasnya.
Ia menambahkan, Lintas Komunitas Kota Tangerang menaungi sekitar 62 komunitas yang bersatu dalam satu visi kepedulian sosial dan pembangunan daerah.
“Komunitas yang tergabung di dalam Lintas Komunitas alhamdulillah itu hampir 62 komunitas yang ada di Kota Tangerang. Ini menjadi wajah baru, cermin baru terhadap komunitas yang ada di Kota Tangerang, bersatu, berkumpul, mempunyai tugas yang sama dalam rangka pembangunan Kota Tangerang,” katanya.
Tidak hanya sebatas penggalangan dana, Lintas Komunitas Kota Tangerang juga telah mengirimkan relawan ke wilayah terdampak bencana bersama BAZNAS dan unsur pemerintah.
“Sebelumnya memang juga ada teman-teman dari Lintas Komunitas yang ikut bersama-sama BAZNAS melalui Pemerintah Kota dan juga yang lainnya membangun tenda-tenda, membangun tempat di wilayah bencana. Kita sudah melakukan itu, baik itu logistik maupun secara uang tunai, tenaga, kita juga ada relawan-relawan kita yang beberapa hari sebelumnya sudah melakukan bentuk turun secara langsung di lokasi bencana,” ungkap Saiful.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamil, mengapresiasi langkah Lintas Komunitas Kota Tangerang yang dinilainya menjadi contoh positif bagi masyarakat luas.
“Ya, pertama saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, apresiasi ya. Yang pasti teman-teman Lintas Komunitas, adik-adiknya akan melihat, anak-anaknya juga akan mengikuti jejaknya. Ini contoh yang baik yang kemudian nanti akan menjadi kebaikan yang terus berlanjut. Tetap terus berbuat baik untuk teman-teman Lintas Komunitas,” ucapnya.
Sobrun Jamil menegaskan bahwa BAZNAS hingga kini masih terus melakukan pendampingan dan penanganan di wilayah terdampak, khususnya di Agam, Sumatera Barat, yang masih dilanda bencana susulan.
“Kami bukan kapan, tapi sudah dan masih berlanjut. Sabtu kemarin kita baru aplus (pergantian personil), tiga orang pulang, dua orang kita terjunkan untuk memobilisasi beberapa dapur umum dan juga mengikuti kegiatan BAZNAS RI juga menangani bencana di sana,” jelasnya.
Ia menambahkan, status kedaruratan bencana masih diperpanjang hingga 14 Januari, sehingga kebutuhan dapur umum dan pengolahan logistik masih menjadi prioritas utama.
“Seharusnya kita sudah masuk recovery ya, cuma itu tadi ternyata ada bencana-bencana baru susulan. Bahkan tempat yang kita sama-sama datangi kemarin di Ngalau Gadang pun terjadi longsor kembali, terputus akses,” paparnya.
Selain penanganan darurat, BAZNAS juga telah merealisasikan pembangunan rumah warga yang terdampak bencana di wilayah Pesisir Selatan, yang bersumber dari dana masyarakat Kota Tangerang.
“Kami telah melakukan pembangunan rumah tinggal yang waktu itu tergerus oleh arus sungai di Pesisir Selatan. Ada rumah yang tergerus arus sungai kemudian kita relokasi ke tanah yang masih famili mereka kemudian dibangunkan rumah. Itu dari dana masyarakat Kota Tangerang,” tutupnya













