Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah

oleh -167 Dilihat
banner 468x60

Manggarai Barat.Cybernewsnasional.com-Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (6/1/2026).

Jenazah tersebut ditemukan pada koordinat -8°38,87163’ 119°28,62259’, tepatnya di kawasan perairan Selat Padar, setelah dua nelayan Pulau Komodo menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah.

banner 336x280

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan bahwa jenazah saat ini masih dalam proses identifikasi.

“Benar, hari ini telah ditemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Saat ini jenazah telah dievakuasi dan masih menjalani proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo,” ujar Henry.

Ia menjelaskan, sekitar pukul 13.00 Wita, dua nelayan Pulau Komodo bernama Saiful dan Hadi Kusuma menemukan bangkai kamar kapal di perairan Selat Padar Utara. Bangkai tersebut diduga merupakan bagian dari KM Putri Sakinah yang dilaporkan tenggelam pada 26 Desember 2025.

Kedua nelayan kemudian mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kamar kapal tersebut ke Pantai Pede menggunakan perahu. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat. Setelah bangkai kamar kapal dibongkar, ditemukan satu jenazah di dalamnya.

“Nelayan kemudian segera menghubungi tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi,” tambah Kabidhumas.

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 Wita dan langsung mengevakuasi jenazah dengan menggunakan kantong jenazah.

Jenazah diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 Wita dan tiba sekitar 18.10 Wita. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Komodo Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.

Menurut Henry, proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTT, termasuk pemeriksaan bukti primer seperti data gigi, guna memastikan identitas korban.

Ia juga menegaskan bahwa Polda NTT menghormati permintaan pihak keluarga agar jenazah tidak ditampilkan ke publik, baik dalam dokumentasi maupun pemberitaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.

“Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,” tutupnya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.