Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Hadiri MUNAS VI PERSINAS ASAD Tahun 2026

oleh -146 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, Cybernewsnasional.com – Perguruan Pencak Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai (Persinas Asad) menggelar musyawarah nasional ke IV di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Pondok Gede, Jakarta. Rabu–Kamis, (07–08/01/2026)

Diketahui, Secara resmi Forum tertinggi organisasi ini dibuka Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Benny Gautama Sumarsono.

banner 336x280

Dihadiri Jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga, Pengurus IPSI, Tokoh pencak silat nasional dan perwakilan PERSINAS ASAD dari 37 provinsi.

Pembukaan MUNAS VI PERSINAS ASAD tersebut dirangkaikan peresmian Gedung dan Padepokan Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD. diproyeksikan menjadi pusat pembinaan, pelatihan serta rumah besar bagi para pendekar pencak silat dari berbagai perguruan.

MUNAS VI PERSINAS ASAD secara aklamasi ditetapkan, Marsma TNI (Purn) H. Sukur sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD bersama Weda Hendragiri, S.Pd. , MM sebagai Sekretaris Umum dan Ridhan Nandari, S.Pd., SE sebagai Bendahara Umum periode 2026–2031.

Penetapan ini mencerminkan kepercayaan penuh peserta MUNAS terhadap kepemimpinan dan dedikasinya dalam membesarkan organisasi.

Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) H. Benny Gautama Sumarsono menyampaikan, Pentingnya persatuan, saling menghormati dan soliditas antarperguruan sebagai fondasi utama kemajuan pencak silat Indonesia,”ucapnya.

Ditempat yang sama, Asisten Deputi Kemenpora Khairil Adha, mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Mengapresiasi peran Perguruan Pencak Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai (Persinas Asad) dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi serta menjaga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa,”kata Khairil Adha.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD Marsma TNI (Purn) H. Sukur mengatakan, Rasa syukur atas amanah yang diberikan, tentunya kepemimpinan PERSINAS ASAD tidak dapat dijalankan secara individual,

Melainkan membutuhkan arahan Guru Besar, dukungan Dewan Pembina, Serta kerja sama seluruh pengurus, khususnya di tingkat provinsi, Dengan keterbatasan jajaran pengurus pusat yang tidak memungkinkan menjangkau seluruh warga PERSINAS ASAD di daerah.

“Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus provinsi beserta jajarannya untuk terus bekerja sama, bermusyawarah, dan mendiskusikan setiap program kerja agar dapat terlaksana dengan baik dan benar.

Ia menekankan bahwa soliditas, kekompakan, serta mekanisme organisasi harus terus dijaga. Seluruh program dan kegiatan, menurutnya, perlu dilandasi niat yang ikhlas karena Allah SWT, sebagai bentuk pengabdian terhadap seni bela diri pencak silat yang dicintai bersama.

“Tentunya terhadap nasihat dan masukan dari seluruh jajaran organisasi. Menurutnya, kepemimpinan bukan tentang merasa paling benar, melainkan tentang kesediaan untuk terus belajar, bermusyawarah, dan menjalankan ijtihad Guru Besar secara kolektif bersama pengurus pusat dan daerah,

Selain itu, H. Sukur turut mengapresiasi kepada Ketua Umum PB PERSINAS ASAD periode sebelumnya, Agus Susarso, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MUNAS VI PERSINAS ASAD.

“Harapanya, Amanah kepemimpinan yang diembannya dapat dijalankan dengan lancar dan penuh keberkahan. Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Kami optimistis PERSINAS ASAD akan semakin solid, profesional, serta mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan pencak silat Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

-(@z/Red)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.