Warga Panik..!!! Cisadane Siaga II, Kondisi Tanggul Mengkhawatirkan

Siaga2-Cybernewsnasional.com

MCNN, Kota Tangerang – Warga Perumahan Periuk Jaya Permai, tepatnya yang berada dipinggir Kali Sabi Kelurahan Periuk Jaya, hari ini dibuat panik dengan penuh kecemasan, soalnya disaat warga sedang ketakutan dengan wabah Virus Corona dan beredarnya isu penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) ditambah Kondisi air bendungan Cisadane sudah memasuki situasi Siaga II (Dua) karena air kiriman dari Bogor. Rabu (25/03/2020).

“Ya Alloh pa, masa mau banjir, mana lagi ada Corona, DBD, tanggul pada bocor, yang pake karung saja belum ada perbaikan sampe sekarang,” gerutu, seorang ibu yang tidak mau menyebutkan namanya.

Sesuai pantauan awak Media Cyber News Nasional (MCNN) sekitar jam 09.00 air Kali Sabi sudah berbalik arus dengan ketinggian hampir menyentuh bibir Jembatan Kali Sabi Periuk Jaya – Pondok Arum.

Nana, seorang warga mengatakan kepada awak media, setelah mendengar informasi dari ketua RT, bahwa Bendungan Pasar Baru sudah siaga II, saya langsung cek kondisi Kali Sabi dan ternyata benar airnya sudah diam bahkan dalam kondisi air yang mengalir berbalik arah arusnya.

Turap Kali Sabi-Cybernewsnasional.com

Arus air berbalik arah

“Air Kali Sabi sudah berbalik arus, sudah memasuki empang lewat tanggul yang bocor dan sampai saat ini belum ada perbaikan, ditambah tanggul sementara yang menggunakan karung pasca banjir tahun baru, airnya sudah rembes tinggal tunggu jebolnya saja,” ucapnya.

H.Sugandi selaku Koordinator Komunitas Masyarakat Pinggir Kali Sabi kepada media mengatakan bahwa dirinya dan para anggotanya, selama ini sudah berusaha berkomunikasi melalui surat resmi kepada Balai Besar Ciliwung Cisadane, kepada anggota DPRD Kota Tangerang bahkan melalui musrembang kelurahan juga sudah disampaikan, terkait janji-janji pemerintah yang akan membuat turap Kali Sabi, tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda akan diturapnya Kali Sabi.

Baca Juga  Sahabat Rakyat Salurkan Bantuan Ribuan Tablet,Laptop dan Komputer

“Turap Kali Sabi sudah dijanjikan sejak Bapak Wahidin menjadi Walikota dan Bapak Arief wakilnya, sampe sekarang keduanya sudah naek jabatan, tapi belum juga ada tanda-tanda Kali Sabi akan diturap,” papar, H.Gandi.

Warga Panik-Cybernewsnasional.com

Pintu air empang dalam kondisi bocor

Dirinya, berharap kepada Walikota, Gubernur, DPRD pasca berakhirnya wabah virus corona, supaya serius merealisasikan penurapan Kali Sabi. Karena di Perumahan Periuk Jaya saja ada sekitar 5.000 jiwa, belum di Pondok Arum, yang setiap musim hujan atau ada kiriman air dari Bogor selalu cemas dengan ancaman kebanjiran.

“Kalau lihat faktanya sekarang, jangankan Turap Kali Sabi, tanggul jebol saja masih pakai karung. Belum ada perbaikan juga, tapi kami tetap berharap supaya Kali Sabi bisa di Turap” tutupnya.

(Mardhianes).

489 kali dilihat

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
25

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: