HTML5 Icon

Tawuran Antar Kelompok di Tangerang Renggut Korban Jiwa

Tangerang, cybernewsnasional.com — Dua kelompok yang mengatasnamakan Kelompok Cadas dan Kelompok Syaraf berjumlah 14 orang berhasil diringkus Jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Pasalnya kedua kelompok ini merupakan para pelaku tawuran yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang remaja bernama Ahmad Rifky Andrean alias Inep (16) seorang pelajar, warga Kampung Sarakan, RT 03/RW 03, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban itu terjadi di wilayah Kampung Teriti, RT.004/RW.004, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (09/06/2019) lalu, sekitar jam 03.00 dini hari. Korban mengalami luka bacokan pada bagian kepala, punggung, kaki dan tangan, akibat sabetan senjata tajam (Sajam).

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Pol Argo Yowono, didampingi Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim dalam Konferensi Pers yang digelar di depan halaman Mapolrestro Tangerang Kota, Senin (10/6/2019) sore.

“Korban Ahmad Rifky Andrean meninggal dunia lantaran mengalami luka bacok disekujur tubuh, korban mengalami kehabisan darah hingga saat dilarikan ke salah satu Rumah Sakit swasta di Kota Tangerang dinyatakan meninggal dunia,” ungkap, Argo.

Kabid Humas PMJ menambahkan, kejadian tersebut sempat membuat heboh warga di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pertama kali kejadian tersebut di laporkan oleh seorang Ketua Rukun Warga (RW) setempat kepada pihak Kepolisian Polsek Sepatan melalui telepone. Mendapatkan laporan bahwa adanya korban pengeroyokan di wilayahnya Kapolsek Sepatan langsung memberi perintah pada anggotanya tersebut agar langsung melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP).

Adanya korban hingga meninggal dunia polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan para pelaku dari dua kelompok yakni dari kelompok Cadas dengan inisial (A), (F), (AS), (E), (R), (F), dan (A) serta kelompok Kuta Bumi (Syaraf34) berinisial (RS), (IS), (DP), (FS), (B), (D), dan (U).

“Dari tangan masing-masing pelaku disita berbagai barang bukti senjata tajam dengan rincian 5 buah Celurit, 2 buah Gergaji, 1 Senter Kejut, 2 buah parang, serta enam unit sepeda motor yang dikendarai menuju titik temu tawuran yang sudah disepakati,” jelasnya.

Argo, menjelaskan, para remaja yang baru berusia belasan tahun tersebut sebelum melakukan aksi tawuran terlebih dahulu melakukan janjian melalui Media Sosial (Medsos) Instagram yang dikelola oleh admin berinisial “R” yang hingga kini masih dalam pengejaran karena melarikan diri (DPO).

“Saat ini para pelaku yang berhasil diamankan masih menjalani pemeriksaan dan terancam berbagai pasal KUHP sesuai perannya masing- masing, seperti Pasal 170 KUHP, pasal 338 KUHP serta UU darurat,” tutupnya.

Penulis : Asep – Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *