HTML5 Icon

Dugaan Pencurian Kabel Polres Tagamus Terjunkan Inafis

Cybernewsnasional.com, Tanggamus – Polres Tanggamus langsung menerjunkan tim Inafis Satreskrim guna menyelidiki pencurian kabel jalur penerangan jalan umum (PJU) di Jalur Dua Islamic Center Kota Agung, Tanggamus.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus mengungkapkan bahwa pencurian tersebut dilaporkan Irwan Suteja (44) selaku pegawai Dishub.

“Laporannya kemarin, dan siang ini Kamis (11/7/19). Kami sudah terjunkan Inafis guna melakukan olah TKP,” ungkap AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto dalam keterangannya.

Lanjut Kasat, berdasarkan laporan tersebut kabel PJU yang telah dicuri sepanjang 450 meter. “Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM Syafi’i mengaku prihatin atas pencurian kabel listrik untuk lampu penerangan jalan di ruas jalan Soekarno-Hatta atau arah Islamic Centre, Kota Agung.

Hal itu disampaikan Syafi’i saat menuju ke Rapat Paripurna APBD-P Tanggamus 2019 dan mendapati anggota Polres Tanggamus melakukan olah TKP.

“Pastinya kami sangat perihatinkan dan sedih sebab itu fasilitas umum. Dan di jalan itu juga digunakan masyarakat yang ingin ke rumah sakit,” ujar Syafi’i.

Jalan Soekarno-Hatta sendiri adalah jalan menuju ke Islamic Centre, Kota Agung, dan RSUD Batin Mangunang, Kota Agung yang lokasinya berhadapan.

Maka dengan pencurian kabel yang terjadi di ruas itu membuat kondisi jalan jadi gelap. Terlebih lokasi sekitarnya masih banyak perkembunan warga. Terlebih selama ini lokasi ini rawan kriminalitas, khusus jambret dan begal.

“Jadi kami imbau masyarakat yang akan ke RSUD harap berhati-hati karena kondisinya gelap, lampu jalan tidak menyala,” kata Syafi’i.

Ia minta ke jajarannya segera memperbaiki kondisi tersebut. Apabila membutuhkan dana sesegera mungkin diupayakan untuk menggantikan kabel yang hilang dan lampu jalan kembali menyala.

Kemudian, diminta kepada pihak kepolisian agar segera mengusut kasus ini dan menangkap pelakunya. Sebab sudah merusak fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami serahkan masalah ini ke aparat, siapa pun pelaku supaya tegas lakukan tindakan,” pungkasnya.

(Eprizal)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: